Rindu Ayah Tapi Tak Diizinkan Ibunya Bertemu, Remaja Ini Nekat Bunuh Diri

BERITA VIRAL – Baru-baru ini, masyarakat di hebohkan dengan berita kematian gadis dengan cara menggantung diri. Lantaran terlalu merindukan sang Ayah, namun ibunya tak mengizinkan untuk bertemu, seorang remaja nekat bunuh diri.

Sementara itu di ketahui bahwa, seorang remaja yang nekat bunuh diri ini, karena alami depresi. Selain dari tidak pernah bertemu sang ayah, Ia juga mengalami kesulitan ekonomi dari keluarga ibunya.

Baca Juga : Heboh, Rumah Raffi Ahmad Dirampok, Sopirnya Dibacok, Jarinya Nyaris Putus

Seperti yang di lansir dari Jpnn.com, remaja berinisial W alias Adeng dengan usia 14 tahun, warga Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu. Ia nekat mengakhiri hidupnya, dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon di rumahnya, Rabu (3/2) sekitar pukul 18.45 WITA.

Kemudian kisah pilu itu di duga lantaran, keinginan korban yang sangat ingin bertemu dengan ayahnya tidak terpenuhi. Korban sering menanyakan tentang ayahnya kepada sang ibu, dan selalu di jawab tidak tahu.

“Korban di duga depresi karena tidak pernah bertemu dengan ayahnya dan mengakhiri hidupnya,” ungkap Paur Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah di Dompu.

Lihat juga : Geger, Seorang Ibu Tega Siram Anaknya Pakai Air Panas

Selanjutnya korban juga merasa depresi, karena ibu dan neneknya tidak mampu membelikannya motor seperti remaja lainnya karena faktor ekonomi yang tidak mencukupi.

“Korban selama ini tinggal bersama nenek dan ibunya, kedua orang tuanya bercerai saat ia berusia 5 tahun dan sejak saat itu korban tidak pernah lagi bertemu dengan ayahnya,” ungkapnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas itu pertama kali di ketahui oleh neneknya. Saat kejadian Ia sedang masak di dapur, dan mendengar ada suara sesuatu di dalam rumah.

Setelah di cek, nenek tersebut terkejut melihat cucunya dalam keadaan tidak bernyawa tergantung dengan tali nilon di lehernya. Sontak sang nenek teriak meminta tolong, warga pun berdatangan dan membantu mengevakuasi korban.

Lihat Juga Video : Jual iPhone Murah di Jambi, di amankan Polresta Jambi

Sebelum kejadian, keluarga korban menjelaskan bahwa beberapa hari terakhir korban terlihat sering duduk murung dan lebih banyak mengurung diri di dalam rumah.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Pekat, Ipda Muh Sofyan S.Sos bersama anggota pergi rumah duka. Untuk menyampaikan belasungkawa, selanjutnya berkoordinasi dengan pihak keluarga serta melakukan olah TKP.

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube