BERITA VIRAL – Orang tua korban di buat berang, melihat anaknya pucat dan kusut usai mengantar makanan ke rumah tetangganya. Mengejutkan, terjadi bocah yang masih berusia 7 tahun itu, digasak oleh kakek tukang pijat.
Sebagaimana di sampaikan, saat di tanya oleh ibunya, bocah 7 tahun ini mengaku, bahwa dirinya di lecehkan atau digasak oleh kakek si tukang pijat tersebut. Bahkan, kemaluannya sempat di sentuh.
Baca juga : Pura-pura Test Drive, Pria Gemuk di Jambi Bawa Kabur Motor Ari
Tak terima anaknya di gasak oleh Kakek tukang pijat itu, sang ibu pun langsung melapor ke polisi setempat.
Di ketahui, kakek tukang pijat ini berinisial IM (48 tahun), asal Desa Topoyo Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Ia harus berhenti melanjutkan profesinya sebagai tukang urut, lantaran di bekuk polisi.
Kakek IM di laporkan melakukan pelecehan, pada anak perempuan di bawah umur. Akibat perbuatannya, si tukang urut harus mendekam, di sel tahanan Mapolres Mamuju Tengah.
Keterangan Polisi
Kasat Reskrim Polres Mamuju Tengah Ipda Agro Pongki, membenarkan kejadian tersebut.
Dia menyebutkan, terungkapnya kasus ini setelah korban menceritakan kepada ibu kandungnya. Di mana, adanya dugaan perlakuan tidak senonoh kepada dirinya, yang di lakukan pelaku IM.
Keluarga tidak merasa nyaman, dan keberatan. Kemudian melaporkan ke tersangka ke polisi.
Pelaku di duga melakukan pelacahan seksual, kepada anak yang masih berumur 7 tahun. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu tanggal 23 Desember 2020, sekitar pukul 15.00 Wita di Desa Topoyo Kecamatan Topoyo.
“Seorang anak di bawah umur di duga mengalami pelecehan seksual, yang di lakukan seorang tukang pijat. Korban mengakui kepada ibunya, bahwa pelaku melakukan perbuatan tidak pantas kepadanya,” kata Agro.
Kronologis pelecehan
Sebelum terjadi pelecehan seksual terhadap korban. Awalnya korban di suruh ibunya untuk mengantarkan makanan kepada pelaku, yang ternyata tinggalnya juga berada di depan rumah korban.
Karena korban tidak pulang–pulang, sang ibunya pun khawatir, dan mencari korban.
Setelah korban pulang, orang tua korban kaget, karena melihat korban pucat dan gugup.
Agar tidak curiga, orang tua korban membujuk korban, dengan cara mengajak jalan–jalan di tempat hiburan naik odong–odong.
Nah, saat itu juga ibu korban menginterogasi anaknya, dan korban mau berbicara dan membenarkan.
Korban mengungkapkan, ia telah di lecehkan oleh pelaku. Sampai menyentuh alat kelamin korban.
“Kini pelaku sudah kami amankan, dan di jerat dengan undang–undang perlindungan anak. Dan untuk menguatkan bukti, korban di antar ke rumah sakit. Hal ini guna mendapatkan pemeriksaan visum dari medis,” pungkas Agro.
Sumber : Suara.com
