Pura-pura Test Drive, Pria Gemuk di Jambi Bawa Kabur Motor Ari

Pura-pura Test Drive, Pria Gemuk di Jambi Bawa Kabur Motor Ari

Berita Jambi Berita Viral Hukrim

JAMBI – Niat ingin lakukan transaksi jual beli motor NMAX miliknya, korban ditipu mentah-mentah oleh pelaku. Bermodus pura-pura mau Test Drive, pria gemuk di Jambi ini bawa kabur motor korban.

Sebagaimana diketahui, kejadian penipuan curanmor ini, terjadi di jalan Abdurrahman Saleh, Lorong Jatayo 3 Gang 5K Pall Merah Lama, kota Jambi pada Senin (05/10/2020) malam.

Baca juga : Pembuang 2 Tas Ditangkap Polisi, Selamatkan 125 Ribu Warga di Jambi

Dari pengakuan korban, saat itu ia tengah melakukan rundingan dengan pelaku di depan rumahnya. Namun, siapa sangka bermodus Test Drive, pria gemuk di Jambi ini bawa kabur motornya.

Seperti disampaikan Ari bernando, sang pemiliK motor NMAX berwarna silver, dengan Nopol BH 2241 ZP saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com, Selasa (06/10/2020).

Ari menuturkan, kejadian ini terjadi tadi malam sekitar pukul  20.13 wib, di depan rumahnya.

Ia juga membeberkan, awalnya rencana menjual motor tersebut diposting pada media sosial Facebook. Dimana disitu cantumkan nomor Hp, hingga akhirnya si pelaku menelponnya dan mengajak untuk COD.

“Iyo saya pecayolakan, dio dak ado messenger atau komen langsung nelpon. Dia nanya lokasi, saya jawab kalau saya lagi kerja. Akhirnya balek kerja jam 5, saya ketemu dio di dekat pom bensin depan musholla. Dio samo kawannya, pakai motor supra x 125,” jelasnya.

Sesampainya di lokasi tempat mereka janjian, pelaku ngajak ke rumah korban untuk melakukan perundingan lebih lanjut.

Sempat Curiga Dengan Pelaku

Saat di rumah, dari gelagat korban yang berdalih dengan berbagai alasan, korban pun curiga. Namun, ia masih tetap optimis.

“Pergi lah ke rumah. Dia bilang, nanti malam saja aku kesini lagi. Aku mau nanya keponakan aku dulu, sekalian bawa duitnya nanti,” tambahnya.

Dari gelagat itu korban mulai curiga, ada yang aneh dari pelaku.

“Kayaknya dia ngurungin niat nya nak melarikan, tapikan saya gak tau, itu gak merasa belum. Aku juga tidak terlalu berharap juga, kan entah iya entah idak jugo,” tambahnya.

Setelah pelaku pulang, dan mengatakan ingin datang kembali malam. Ari pun pergi keluar dari rumah. Namun tidak lama kemudian, tiba tiba adek nya telpon.

“Setelah itu pergilah aku dari rumah, terus adek aku nelpon malam tu nanya, bang abang ada janji nak COD motor di rumah ya? Saya jawablah iya. Langsung balek saya,” tegasnya.

Setelah sampai ia di rumah, pelaku langsung melihat kembali kendaraan yang ingin dijual tersebut.

“Setelah sampai di rumah dicek nyo lah lagi, saya tanya mana keponakannya. Dia jawab, keponakan sama ibunya nunggu di Alfamart. Katnya karena mobil dak bisa masuk,” imbuhnya.

Seakan Dihipnotis

Ia menambahkan, saat perundingan tersebut, ia merasa aneh seakan dihipnotis oleh pelaku. Bahkan, ia tidak segan-segan menyerahkan surat-surat kendaraan motor tersebut.

“Habis itu aku ajak ke dalam rumah, serasa di hipnotis, saya lihat kan STNK dan BPKB. Terus dia ngajak keluar lagi untuk nyocokin nomor rangka,” tuturnya.

“STNK dibawa dio, BPKB ditinggal la di dalam. Habis dio nyocokin, dio masukin STNK tu ke dasbornya,” sambungnya.

Telah merasa cocok disitu, seorang pria yang diduga komplotan dari pelaku negosiasi harga. Dimana mereka minta dikurangi, dengan alasan untuk membeli ban yang dinilainya sudah tidak bagus.

“Aku samo kawannya ni nego hargo, dio bawa motor tu untuk test drive katanya. Kawannya ni minta nego 200, untuk beli ban katanya,” tegasnya.

Setelah itu, kemudian korban merasa ada yang aneh dari teman pelaku ini. Melihat motor yang dibawa pelaku tak juga kembali, akhirnya teman pelaku ditahan.

“Sudah tu kawannya ni kayaknya nak kabur, disitulah aku baru meraso. Langsunglah aku sikut kawannya tu, aku bilang kau ni maling yo. Bukan katonyo, aku ni cuman tukang ojek bang, kito kejar katanya,” bebernya.

Dibawa ke Polsek

Pun demikian, korban masih belum percaya, dan merasa kalau teman pelaku ini adalah komplotan mereka.

Lihat juga video Dinamika Jambi Lainnya : Klik Disini

“Jadi tadi malam kawannya tu langsung aku bawa ke Polsek Jambi Selatan, dan sekarang masih di tahan,” terangnya.

Untuk ciri-ciri pelaku, bilangnya agak gemuk, dan logat bahasanya seperti orang Minang.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian, yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Kerugian sekitar 20 jutaan,” tugasnya. (Tr06)