Kejar DPO, Puluhan Personel TNI-Polri Bersenjata Lengkap Sisir Hutan Mamboro

BERITA NASIONAL – Guna melacak keberadan DPO kasus terorisme Poso, puluhan personel TNI-Polri bersenjata lengkap melakukan penyisiran kawasan hutan di Kelurahan Mamboro.

Melansir dari beritasatu.com, Penyisiran ini dilakukan, karena pihak TNI-Polri menduga hutan tersebut dijadikan sebagai tempat persembunyian DPO (Daftar Pencarian Orang) kasus terorisme Poso, Wahid alias Aan alias Bojes.

“Petugas gabungan dari Polri dan TNI AD masih melakukan pengejaran di area hutan Kelurahan Mamboro,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, Minggu (8/11/2020).

Selain itu, Pantauan di lapangan, puluhan personel bersenjata lengkap melakukan penyisiran dari arah pemukiman penduduk. Sampai kawasan hutan pantai Mamboro, yang merupakan tempat terakhir kali terduga DPO itu menampakan diri.

Diketahui, keberadaan buron terduga teroris Poso. Wahid alias Bojes terlacak di Kota Palu. Secara kebetulan saat anggota Satgas Tinombala melakukan pemetaan di sejumlah titik di ibu kota Provinsi Sulteng itu. Pada Jumat (6/11/2020).

Baca Juga : Antisipasi Terorisme, Jalur Perbatasan Diperketat

DPO itu berpapasan langsung dengan anggota Satgas saat lampu merah di perempatan Jalan Tombolotutu-Soekarno Hata, Kota Palu.

Namun saat lampu hijau menyala, DPO itu langsung tancap gas sehingga dikejar oleh anggota Satgas. Saat masuk ke SPBU Sigma, tim Satgas Tinombala kehilangan jejak, hingga pengejaran dihentikan pada pukul 23.00 Wita.

Selanjutnya, pada Sabtu (7/11/2020) sekitar pukul 07.30 Wita, Satgas kembali melakukan penggerebekan di Masjid Mamboro, Kecamatan Palu Utara.

Dalam penggerebekan itu, DPO Wahid alias Aan alias Bojes berhasil melarikan diri ke kawasan hutan Pantai Mamboro.

Sumber : Beritasatu.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube