Pembangunan Pasar Tidak Difungsikan, Dewan Singgung Pemkab Tanjabbar

TANJABBAR – Beberapa bangunan pasar rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ditemukan tidak difungsikan. Walaupun telah dibangun, dengan dana milyaran rupiah.

Bangunan Pasar rakyat yang sama sekali tidak difungsikan tersebut, berada di Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Bram Itam.

Baca juga : Berkarya Dicoret, Haris-Sani Sah Jadi Kandidat di Pilgub Jambi

Menanggapi hal tersebut, dewan DPRD Tanjabbar Suprayogi Syaiful, menyoroti atas pembangunan tersebut.

Politisi Golkar ini menyebutkan bahwa, seharusnya pembangunan pasar rakyat di Tanjabbar dimanfaatkan dengan baik.

Karena menurutnya, dalam pembangunannya sudah memakan biaya yang tidak sedikit.

“Disitu sudah jelas fungsi pasar, adalah untuk membangun perkuatan perekonomian. Serta transaksi perputaran keuangan, di masyarakat sekitar. Sehingga ekonomi berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga meminta dengan tegas kepada Diskoperindag, agar benar-benar menjalankan kebijakan yang sudah diterima dengan baik.

“Seharusnya sebelum membangun ada konsepnya, dikaji terlebih dahulu. Apakah layak dibangun atau tidak, bagi para penjual yang akan menempati.” Tegasnya.

Ia juga menuturkan seperti saat ini, pembangunan pasar rakyat oleh pemerintah yang ada parit I Kuala Tungkal, penempatannya ditolak masyarakat (pedagang).

Lihat juga video : Klik Disini

Akibat hal tersebut, pedagang kembali lagi ke pasar lama, yang berada di jalan nasional.

“Ini salah satu contoh, kenapa tidak difungsikan. Seharusnya apabila ada permasalahan, kita selasaikan bersama-sama. Agar hal ini dapat teratasi,” pungkasnya. (hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page