Hingga Agustus 2020, Serapan Anggaran Pemprov Jambi Masih Rendah

JAMBI  – Hingga 24 Agustus kemarin, serapan anggaran Pemprov Jambi, yang bersumber dari APBD tahun 2020 masih rendah.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi, Agus Pringadi saat ditemui awak media pada Jum’at (28/08/2020).

Baca juga : Tak Pernah ke Kantor Sejak 14 Agustus, Pegawai DPRD Jambi Positif Corona

Baca juga : Partainya ke Haris, Kader PAN Tetap Dukung Ratu di Pilgub ?

Agus mengatakan bahwa hingga 24 Agustus 2020 kemarin, realisasi belanja Pemprov Jambi, dari APBD masih rendah. Dimana total nya berjumlah 41,81 persen.

“Itu terdiri dari belanja tidak langsung 50,36 Persen, dan belanja langsungnya 24,59 persen,” kata Agus ditemui di gedung DPRD Provinsi Jambi sekitar pukul 10.45 wib.

Pun demikian, ia tidak menyebut berapa besaran angka belanja tersebut, secara detailnya pada awak media.

”Kita belum tergambar karena harus lihat dari aplikasi, jadi itu secara total”, terangnya.

Agus mengatakan, penyebab rendahnya serapan anggaran Pemprov Jambi tersebut, akibat tindak lanjut dari Refocusing Covid-19 lalu.

Lihat juga video : Klik Disini

Baca juga : Brakk, Adu Kambing Mobil Vs Motor di Lintas Tungkal-Jambi

Baca juga : Gila, Guru Ngaji Cabuli 3 Muridnya, Padahal Lagi Belajar di Masjid

“Karena kemarin di Refocusing, sehingga untuk kegiatan-kegiatan belanja modal fisik, itukan harus dilakukan penyesuaian.” Bilangnya.

Ia juga menambahkan bahwa tahapan sekarang ini bagi kegiatan-kegiatan yang sudah ada pemenang lelangnya, itu baru masuk ke tahap pencarian uang muka 30 persen. (Nrs)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033