Munchen Tak Akan Bertahan, Jika Untuk Bendung Neymar dan Mbappe

PORTUGAL – Dalam laga final liga Champions hadapi PSG nanti, Munchen sepertinya tidak akan bertahan kalau hanya untuk bendung Neymar dan Mbappe, dalam menjebol gawangnya.

Hal tersebut disampaikan bek club yang pernah dibawa Ruben menjadi juara, di liga Champions beberapa tahun lalu, ketika berhadapan dengan Barcelona.

Baca juga : Objek Wisata di Muaro Jambi Ini, Jadi Tempat Berkemah Ratusan Pengunjung

Dalam Laga final liga Champions 2020 akan berlangsung sengit. Dimana dua team besar bakal bertarung untuk merebutkan gelar juara, di tahta liga tertinggi sepak bola Eropa tersebut.

Munchen salah satu team yang lolos ke babak final, tidak akan bertahan hanya untuk bendung pemain depan PSG, yakni Neymar dan Mbappe.

Sebagaimana diketahui, Bayern Muenchen tidak akan menempuh strategi bertahan, dalam laga final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu waktu setempat atau Senin (24/8) dini hari WIB.

Kata Bek Muenchen

Keyakinan tersebut dikemukakan Bek Bayern Muenchen Joshua Kimmich, jika hanya demi membendung marabahaya, yang mungkin ditimbulkan Kylian Mbappe atau Neymar.

Kimmich sendiri belum belum mengetahui, apakah ia akan diturunkan awal pertandingan oleh sang manajer Hansi Flick, nantinya.

Ia hanya memperkirakan bakal ditempatkan di sektor kanan, yang artinya bakal bertugas mengawal pergerakan Mbappe atau Neymar.

“Saat ini kami belum tahu starting eleven untuk besok, tetapi jika dimainkan. Saya pikir akan main di sektor bek kanan,” ujar Kimmich, Minggu (23/8).

“Itu berarti saya akan bertemu Neymar atau Mbappe, dua pemain yang bisa menyerang dengan bagus. Tetapi saya pikir kami tidak akan main terlalu bertahan,” ucapnya menambahkan.

Final Pertama Kali

Laga final kali ini juga merupakan capaian pertama bagi Kimmich, dalam lima musim penampilan bersama Bayern, di kancah sepak bola paling bergengsi di Eropa itu.

Ia berharap bisa lebih beruntung dibanding skuat Bayern, yang menjuarai Liga Champions 2012/13. Setelah penampilan ketiga di partai final, dalam kurun waktu empat musim.

“Generasi sebelumnya membutuhkan beberapa percobaan, untuk bisa mengangkat trofi. Tapi kami ingin mengangkatnya di kesempatan pertama, dan besok kami akan mengerahkan semua kemampuan agar itu terwujud,” katanya.

Bayern akan menyamai rekor Liverpool, dengan torehan tujuh kali juara di kompetisi tersebut. Jika berhasil menaklukkan PSG.

SumberJpnn.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page