JAMBI – Puluhan petani yang mengatasnamakan Aliansi Forum Petani Plasma (AFPP), PT. TLS datangi Kantor DPW Partai NasDem Provinsi Jambi.
Kedatangan puluhan petani disambut langsung oleh Agus S Roni, SH, MH, selaku Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jambi, Selasa (3/3/2020).
Saat dikonfirmasi Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Jambi itu mengakan, sebagimana apa yang disampaikan pimpinan partai, dalam setiap pertemuan bagaimana kita membantu persoalan-persoalan yang ada ditengah masyarakat.
Baca juga : NasDem dan PAN Akan Bersatu Pada Pilkada 2020
Dalam hal ini, ada laporan petani yang merasa dirugikan oleh pihak perusahaan.
“Yang mana dalam hal ini di DPRD Provinsi Jambi ada juga Pak Sapuan Ansori dari partai Nasdem yang menjembatani, jangan sampai petani meras dirugikan oleh pihak perusahaan,” katanya.
Jika dalam kasus ini nanti ada oknum yang terlibat, maka pihaknya akan segera lakukan koordinasi, termasuk dengan DPRD agar dibentuk Panitia Khusus (Pansus).
“Kita juga minta pak Sapuan Ansori dari praksi NasDem, untuk bisa melakukan pembentukan pansus. Sepanjang masyakarat ini mempunyai data-data yang bisa di pertanggung jawaban kan,” jelasnya.
Pun demikian, saat ini pihaknya tengah berusaha mengumpulkan bukti-bukti autentik terlebih dulu.
“Ini baru pertemuan awal yang berdasarkan laporan dari Sapuan Ansori yang mana di DPRD juga akan di bentuk pansus, karena masyarakat sudah melakukan aksi demonstrasi,” tambahnya.
Tak hanya itu, ia menyampaikan dari laporan nominal dana hibah yang di merugikan masyarakat menyebutkan da sekitar Rp. 12 miliar. Dimana Rp. 15 miliar itu, berdasarkan luas lahan kelompok tani yang dimiliki masyarakat.
“Dimana dalam jumlah uang tersebut, peruntukannya juga tidak sesuai, dan masyarakat juga merasa ada dugaan intimidasi dari kader internal,” paparnya.
Untuk itu, Agus menegaskan pihaknya sejauh ini masih dalam pengumpulan bukti. Terkait ada atau tidaknya keterlibatan partai, itu dilhat nanti.
“Ada atau tidak keterlibatannya kita akan kumpulkan bukti-bukti terlebih dahulu.” Tuturnya. (Paw)
Lita video : Klik Disini
