JAMBI – Maraknya ilegal drilling di Jambi saat ini, menjadi pusat perhatian berbagai golongan, termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.
Seperti yang disampaikan Sudirman Pejabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi sebelumnya, yang mengakui sudah komunikasi dengan Kepala Dinas (Kadis) ESDM terkait produksi minyal ilega.
Dirinya mengatakan, dalam waktu dekat ini Pemprov Jambi akan berkomunikasi dengan Kadis ESDM, terkait rencana pembentukan Forum Grup Diskusi (FGD) dalam mengatasi Ilegal Drilling di Jambi.
Baca juga : Singgung Soal Ilegal Drilling, Ketua DPRD Beri Apresiasi Polda
Baca juga : PLH Sekda Jambi Sambut Kepala Kejati Yang Baru
“Tidak sebatas pada menyetop, tapi bagaimana dengan tidak menyalahi aturan. Kita berusaha bisa memanfaatkan. Artinya masyarakat bisa juga memperoleh hasil dari potensi minyak yang tersedia,” Kata Sudirman saat dikonfirmasi usai Coffe Morning Gubernur Jambi bersama Forum BUMN, pada Rabu kemarin (22/01/2020).
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengkaji hal tersebut, bagaimana supaya masyarakat tidak menjadi pemilik, dari produksi minyak ilegal itu.
Baca juga : Giliran Ilegal Drilling Batanghari, Ditangkap Saat Malam Hari
Baca juga : Sekitar 158 Ribu Ha Perkebunan Sawit Perusahaan di Jambi Ilegal
“Minyaknya tidak boleh dimiliki oleh masyarakat,” terangnya.
Sudirman juga menjelaskan, dalam kajian ini akan ada dua sudut pandang yang berbeda. Dimana masyarakat menghendaki minyaknya bisa di optimalkan.
“Disisi lain, minyak ini bisa dimiliki oleh negara gitu. Inilah nanti yang akan kita cari titik temunya,” ujarnya. (Paw)
Baca juga : Sekda Bantah Kabar Adanya OTT Oknum Pejabat Disdik Provinsi
Baca juga : Pemprov Jambi Dinilai Lamban Dalam Melakukan Pembangunan Infrastruktur
Lihat video viral : Klik Disini
