SUNGAI PENUH – Oknum pejabat membuat sejumlah kalangan ikut protes, dengan beragam cuitan di media sosial facebook. Tak terkecuali para petinggi organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Sungaipenuh-Kerinci soroti aksi kekerasan itu.
Meskipun Miko, wartawan Jambione.com tidak terdaftar sebagai anggota, baru-baru ini pernyataan pedas keluar dari Ketua IWO Kerinci-Sungai Doni, Doni Efendi, Sabtu (21/12/2019).
Menurutnya, aksi teror yang dialami Miko merupakan perbuatan yang tidak menyenangkan dan sangat melukai insan pers di Sungaipenuh-Kerinci.
“Sepanjang tugas berkaitan dengan kegiatan jurnalis, maka IWO akan mengawal masalah ini.” kata Doni.
Atas peristiwa ini, Doni menyarankan agar si korban Miko Adri tersebut segera melapor ke aparat hukum.
“Saya sarankan agar saudara Miko Adri segera melapor ke aparat hukum.” ujar Doni didampingi Sekretaris, Riko Pirmando.
Doni juga menyinggung, bahwa peristiwa ini erat kaitannya dengan pemberitaan. Namun hal itu baru bisa disimpulkan setelah aparat hukum melakukan penyelidikan.
Baca Juga : Gelar Mubeslub, Kavillah Resmi Jadi Ketua IWO Riau
Sementara itu, hal yang senada juga disampaikan oleh Riko terkait aksi kekerasan itu.
“Kalau itu adalah upaya untuk membungkam wartawan, saya Sekretaris IWO menyatakan perang.” tegasnya.
Anehnya, meskipun peristiwa ini telah ramai diberitakan dan menjadi konsumsi publik, belum ada tindakan dari instansi tersebut untuk melakukan klarifikasi.(Jul)
