JAMBI – Menanggapi aksi unjuk rasa yang berujung dengan kericuhan, Pimpinan sementara DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto yang didampingi Rocky Candra temui mahasiswa di lapangan Gubernur Jambi, Selasa (24/09/2019) sekitar pukul 14.15 wib.
Pada kesempatan tersebut, mewakili dewan dan Pemerintah Provinsi Jambi, Edi menyampaikan permintaan maaf atas perihal ricuh dan aksi memanas yang terjadi saat aksi, sehingga membuat beberapa dari mahasiswa terluka.
Oleh karena itu, pimpinan DPRD Provinsi Jambi itu akan menghubungi Direktur Rumah Sakit Umum Raden Mattaher, untuk melihat kondisi dan keadaan mahasiswa yang terluka tersebut dan merawat dengan biaya dari pemerintah.
“Kami akan hubungi pihak rumah sakit Raden Mattaher untuk melihat, kalau ada teman-teman kalian ada yang terluka akan ditangani, dan ditanggung oleh negara.” Ujarnya.
Selanjutnya, mengenai tuntutan ribuan mahasiswa tersebut, selaku DPRD Provinsi Jambi dirinya akan berupaya menyampaikan ke DPR RI pusat, selaku pihak yang berwenang dalam hal tersebut.
“Terkait aspirasi adek-adek semuanya, nanti akan kami upaya sampaikan ke DPR RI, karena itu merupakan kewenganan pusat.” sehutnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Oepolisian Daerah (Wakapolda) Jambi juga menyampaikan permintaan maaf, atas tindakan dari anggotanya dalam perkara kericuhan tersebut.
“Saya mewakili Polri dan Kapolda Jambi minta maaf, atas kejadian yang tidak kita inginkan tadi. Semoga adik-adik mahasiswa semua bisa menerima maaf kami,” imbuhnya.
Wakapolda Jambi itu juga menyampaikan, kedepan pihak akan saling bahu membahu bersama mahasiswa dalam mengamankan Provinsi Jambi untuk lebih baik lagi.
“Mari sama-sama kita bahu membahu dalam mengamankan Provinsi Jambi, untuk lebih baik lagi.” Pungkasnya.(Nrs)
