MEDAN – Prahara rumah tangga kembali pecah dan viral di media sosial. Soal cemburu dan emosi, kali ini merenggut nyawa pasangan tercinta, sang suami. Kalap dibakar cemburu, membuat istri nekat menghabisi Bahtiar (28) hingga meregang nyawa.
Peristiwa memilukan ini lantaran mengetahui suaminya menikah lagi tanpa sepengetahuannya, seorang istri berinisial AM (30) warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tega menyiramkan air mendidih ke tubuh suaminya, Bahtiar hingga menyebabkan kematian.
Akibatnya, AM harus berurusan dengan pihak penegak hukum. “Awalnya saya sedang masak air untuk minum, dan dimasukkan ke dalam ember. Saat saya angkat ini air, amarah campur sakit hati muncul dan gelap mata, serta langsung menumpahkan air tersebut ketubuh suami saya yang saat itu masih tidur,” tutur AM, dilansir dari Tribunmedan.com, Senin (22/7).
Usai menumpahkan air ketubuh suaminya, AM langsung lari keluar rumah untuk meminta pertolongan ke tetangga. Korban yang menderita luka akibat air panas, langsung dilarikan ke RSUD Padjonga Dg Ngalle Kabupaten Takalar.
“Keluarga saya sendiri yang bawa korban ke rumah sakit, namun keluarga suami saya minta korban untuk dikeluarkan dengan alasan ada pengobatan tradisional,” sambungnya.
Sebelum tewas, korban sempat dirawat selama enam hari hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
“Disitulah luka suami saya semakin parah hingga tewas. Padahal keluarga saya bilang, biar dirawat di rumah sakit aja. Soal biaya nanti ditanggung keluarga saya semua,” tandasnya.
Motif penyiraman itu didasari atas pengakuan korban yang telah menikah lagi. Akibatnya, wanita yang telah dipersunting korban selama 12 tahun tersebut sangat kecewa dan cemburu buta.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Soendani, membenarkan kejadian tersebut. Dicky menjelaskan bahwa pelaku AM nekat menyiram suaminya dengan air panas lantaran sakit hati mengetahui suaminya menikah lagi dengan seorang perempuan di Makassar.
Usai kejadian itu, polisi mendatangi rumah korban dan langsung mengamankan AM. Hingga kini, AM masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Setelah diamankan pihak berwajib, AM mengaku menyesal dan tidak pernah ada niat untuk menghabisi nyawa suami tercintanya itu.
