Digedor Tak Menjawab, Anggota Dewan Tewas di Kamar Hotel

SULTRA – Anggota DPRD Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sultra, Amri Alwi (55) ditemukan tewas di Kamar 407, Hotel Panakkukang, Makassar, Minggu, (23/06/2019)

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya sendiri yakni Muh Rifaldi Amri alias Faldi (18).

“Korban pertama kali di lihat oleh anaknya sendiri,” kata Kapolsek Panakukkang, Kompol Ananda Fauzi Harahap, kepada wartawan

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang di atas kasur tanpa menggunakan pakaian dan sudah tak bernyawa lagi

Dari pengakuan anak korban, kata Ananda, mulanya ayahnya itu dari Jakarta bersama dengan tiga rekannya sesama anggota Dewan

Ketiganya transit di Kota Makassar lalu bermalam di Hotel Panakkukang, Kota Makassar dari hari Sabtu, (22/06/2019)

Meski sebelumnya, mereka sempat janjian untuk kembali bersama-sama pulang ke Kolaka Utara.

Namun, ketiga rekan ayahnya itu terlebih dahulu pamit dan meninggalkan korban sendiri di Hotel.

Sebelumnya, mereka berempat dari Jakarta ke Makassar, lalu menyewa dua kamar, masing-masing satu kamar dua orang. Tapi ke tiga rekannya itu, malah meninggalkan korban.

Malam kemarin, Faldi sempat menjenguk ayahnya di Hotel Panakkukang, lantaran korban mengeluh sedang tidak enak badan.

Faldi kemudian datang, dan langsung memijat ayahnya. Dan setelah merasa agak baikan, Faldi diminta oleh ayahnya untuk kembali ke kosnya.

“Faldi sempat memijit ayahnya kemarin di hotel karena mengeluh sakit,” tambahnya.

Karena merasa khawatir dan mempunyai firasat tidak baik, Faldi pun nekat kembali menjenguk ayahnya itu.

Di hari naas tepatnya Minggu, (23/6/2019) sekira pukul 18.30 Wita, Faldi menjenguk ayahnya,dan sesampainya di kamar ayahnya, Faldi langsung mengetuk-ngetuk pintu kamar sembari teriak memanggil ayahnya itu.

Namun pintu kamar 407 itu tak kunjung di buka bahkan tak ada balasan saat dipanggil. Rasa was-was pun langsung menghantui Faldi.

Ia pun langsung berinisiatif untuk ke resepsionis dan meminta agar pintu kamar ayahnya dibuka.

Faldi dan petugas hotel bersama-sama ke kamar 407 lalu membukanya. Nahasnya, Faldi melihat ayahnya itu sudah tak bernyawa lagi

Pihak Hotel pun langsung menghubungi aparat kepolisian khususnya Polsek Panakukkang.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat dilakukan pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di badannya.” ucapnya

Hanya saja, pihak keluarga rencananya akan melakukan otopsi. Jadi kita tunggu saja perkembangannya,” pungkasnya

Kapolrestabes Makassar, Kombes. Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo, mengatakan bahwa Korban untuk sementara belum diketahui apa motif kematiannya, dan akan dibawa kerumah Sakit Bhayangkara.

“Jadi untuk sementara korban belum diketahui apa sebabnya meninggal nanti hasil nya sesuai permintaan pihak keluarga yang akan melakukan otopsi.” bilangnya.

Sumber Berita : Klik Disini

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube