Hujan Lebat Rendam Jalan, Warga 3 Desa di Merangin Hampir Gagal Takbiran

MERANGIN – Hujan lebat dan buruknya saluran air, ruas jalan penghubung 3 desa di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin terendam banjir. Buntutnya, tradisi takbiran pun terancam digelar.

Pantauan awak media, 3 titik jalan terendam air. Titik paling parah, tepat berada di depan kolam wisata buatan milik Kolam Reza. Jika tak kenal jalan yang terletak sekitar 5 Km dari Pasar Pamenang, bisa-bisa penguna motor berenang di jalan ini.

Abdul Salam, tokoh masyarakat setempat jadi berang. Ia begitu murka, dengan kondisi jalan yang dilalui sekitar 3 ribu warga di Desa Kroya, Tanjung Gedang dan Empang Benao. Apalagi, malam ini akan takbiran.

“Ini ada 3 desa yang lewat jalan ini. Malam ini, warga mau takbiran, tapi lewat jalan yang begini. Mau berenang?,” kata Salam, Selasa (04/06/2019) sore.

Salam mengirimkan foto jalan terendam banjir itu sekitar pukul 10.00 Wib di media sosial Facebook. Ia mengaku makin panik, saat mendung dan hujan mulai turun siang tadi.

Tak mau ambil resiko dan melihat warga kesusahan, ayah dari seorang putra bernama Reza itu, memilih membuat saluran darurat. Tapi, pilihan itu dengan mengorbankan dinding pembatas jalan miliknya.

“Itu harus dilakukan. Biar air keluar dari jalan. Walaupun harus menjebol, tapi ini untuk mengeluarkan air. Kalau tidak, seminggu ditunggu nian, air tak akan keluar-keluar,” terang Salam.

Ilyas Effendi, warga setempat menerangkan keluhan akses satu-satunya warga ribuan desa itu. Bilangnya, setiap hujan turun, warga dihadapkan dengan jalan yang banjir.

“Ini baru 3 titik. Masih banyak jalan di depan sana yang terendam. Selain saluran air tidak ada, juga karena kondisi jalan banyak yang rusak,” bilang Ilyas.

Ia berharap, pemerintah kabupaten tak menutup mata kondisi ini. Terlebih, memasuki hari raya Idul Fitri 1440 H. (Erw)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube