Pemilihan BPD di Batanghari Disinyalir Tak Transparan, Masyarakat Protes

Disinyalir Ada Kecurangan Dalam Pemiliham BPD, Tokoh Masyrakat di Batanghari Angkat Bicara
BATANGHARI – Pemilihan anggota BPD yang seharusnya dilakukan secara Musyawarah dan Mufakat, disinyalir tidak diterapkan dengan baik oleh salah satu Desa di kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.
Salah satu contohnya yakni yang terjadi di Desa Karya Mukti Kecamatan Muaro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, yang terindikasi tidak transparan dalam pemilihan anggota BPD.
Hal itu dilihat saat dimulai dari kurangnya sosialisasi kepada masayakat tentang berapa bakal calon anggota BPD, sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu.
Seperti yang disampaikan Tokoh masyarakat setempata yang berinisial Y. Dirinya mengatakan bahwa banyak kejian yang tidak masuk akal yang terjadi dalam pemilihan BPD di desa tersebut. Diantaranya yakni, kuota calon anggota BPD yang tidak menenuhi kuota, adanya kandidat bayangan, pemilihan yang dilaksanakan malam hari dan banyak warga desa yang tidak mendapatkan hak pilih.
“Dari awal itu sudah tidak transparan. Seperti kurangnya pengumuman bakal calon disetiap dapil itu kurang, sehingga banyak masyarakat yang tidak tahu. Dan yang mendaftar sebagai calon BPD itu didapil 1 hanya 1 orang setiap dapil, sehingga sudah tahu siapa yang akan terpilih. Namun untuk mengelabui Pemkab Batanghari, maka dicarilah kandidat bayangan yang tidak memenuhi syarat sebagai calon anggota BPD.” paparnya pada dinamikajambi.com, Sabtu (4/5/19).
Y juga mengatakan, bahwa banyak masyarakat Desa Karya Mukti yang tidak medapat hak untuk ikut memilih anggota BPD didesa tersebut.
“Disetiap dapil yang mendapat hak pilih hanya 31 orang, sedangkan mata pilih didesa karya mukti itu 1.014 orang sesuai DPT saat pemilu yang lalu. Jadi, terjadi juga keributan, namun oleh panitia pelaksanaan pemilihan tetap dilaksanakan juga.” ujarnya.
Oleh karena itu, ia melihat bahwa dalam hal ini terlihat adanya kecurangan yang dilakukan oleh panitia, yang diketuai adalah AN.
Namun, terkait masalah tersebut, tudak ada pihak yang bisa memberukan keterangan. Dasmin selaku Kepala Desa Karya Mukti, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi tentang persoalan ini. (Ali Kucir)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page