Antisipasi Gangguan Penerbangan Akibat Kabut Asap, Bandara STS Pasang ILS di Oktober – November

JAMBI – Masih ingat kabut asap yang melanda banyak daerah? Khususnya Provinsi Jambi, kabut asap tak hanya berdampak kesehatan, sosial dan ekonomi. Di sisi lain, kabut asap berdampak pada lumpuhnya akses penerbangan. Tidak adanya Instrument Landing System (ILS) pada Bandar Udara Sultan Thaha Syaifudin memaksa penerbangan tutup.

Kebutuhan akan ILS ini tampaknya terjawab pada tahun ini. Hal ini dikatakan Gubernur Jambi, H Zumi Zola S.TP, MA usai latihan Penanggulangan Kecelakaan Udara, Airport Emergency Exercise 2016 Siginjai IV Sultan Thaha Syaipudin Airport yang diselenggarakan oleh Angkasa Pura II Indonesia’s Airport Company bertempat di Terminal Lama bandara Sultan Thaha Syaipudin, Rabu (31/08/2016).

Kepada media, Zola menyampaikan, untuk kelengkapan Bandara STS Jambi, kejadian pada tahun 2015 yang lalu dimana pesawat tidak bisa mendarat, sudah terjawab. Lumpuhnya penerbangan dikarenakan alat yang tidak lengkap, untuk itu dibulan Oktober atau Nopember 2016 ini ILS sudah terpasang.

“Dibulan Oktober atau Nopember 2016 ini ILS sudah terpasang di Bandara STS,” bilangnya

Dalam kesempatan, Gubernur juga mengatakan pengembangan Bandara STS bakal dibangun bersama Kementrian Perhubungan. Melalui surat keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor KP. 621 tahun 2012 tentang rencana induk bandara udara Sultan Thaha dan saat ini bandara STS jambi sudah menjadi embarkasi haji antara.

“Untuk target internasional kita menargetkan Singapura dan Malaysia walaupun sudah ada maskapai negara lain yang menyatakan ingin penerbangannya kejambi, masalah runway perlu kita perpanjangkan dari 2.220 meter menjadi 2600 meter,” punkas Zola.

General Manager Achmad Syahir menyampaikan, Airport Emergency Planning suatu proses mempersiapkan suatu bandara udara untuk mengatasi situasi atau keadaan darurat didalam bandara udara dan sekitarnya,” setiap bandara udara harus memiliki Airport Emergency Plan Procedura yang baik. Untuk itu diperlukan adanya latihan airport emergency plan yang efektif sebagai bentuk kegiatan membiasakan dan menanamkan prosedur yang ada secara optimal pada setiap personel yang ada. ” jelasnya

Turut serta pada kesempatan ini, Korem 042 Gapu Kolonel Inf. Refrizal, Wakil Walikota Jambi H. Abdullah Sani, pimpinan maskapai penerbangan yang ada di jambi, SKPD terkait Provinsi Jambi, para undangan lainya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page