TANJABBAR – Intensitas hujan tinggi dan perubahan cuaca belakangan ini, membuat gaduh Saut Yansen. Pasalnya, beberapa daerah di Tanjabbar yang ditempatinya, merupakan daerah indemis DBD. Apalagi, beberapa warga dikabarkan terjangkit.
Tak mau ambil resiko, pengusaha informasi dan pelatihan pendidikan ini mengambil tindakan. Bersama simpatisan dan relawan, Saut Yansen memenuhi permintaan warga. Salah satunya di Pematang Lumut.
Bilang politisi partai Golkar yang maju di Pileg 2019 sebagai Caleg DPRD Provinsi Dapil Tanjabbar dan Tanjabtim ini, catatan buruk DBD tak boleh lagi berlanjut. Karena itulah, Ia turun langsung ke warga.
“Alhamdulillah bisa memenuhi permintaan warga Pematang lumut untuk melakukan fogging DBD,” ungkap Saut, pekan ini.
Bukan apa-apa, wilayah di Tanjabbar termasuk wilayah yang rawan terjangkau demam berdarah. Banyaknya aliran air dan kondisi wilayah, membuat jentik nyamuk cepat berkembang biak.

Sementara itu penderita DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan data ditahun 2017 dari Dinas Kesehatan 115 kasus.
Dilansir Tribun Jambi, untuk tahun 2018 hingga 22 november 2018 jumlah penderita positif DBD yang ditangani pihak BLUD RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal mencapai 233 kasus.
Kepedulian Saut pun, mendapat apresiasi warga. Kondisi cuaca belakangan ini, membuat warga khawatir demam berdarah.
“Apalagi, pak Saut yang turun langsung,” kata warga.
