Gempa berkekuatan 5,1 skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Jumat (30/11/2018). Gempa yang terjadi di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat itu terjadi sekira Pukul 21.49 WIB.
Gempa berada di koordinat episenter 3.12 Lintang Selatan (LS) dan 100.85 Bujur Timur (BT) atau berjarak 83 kilometer (KM) Barat Daya Mukomuko, dengan kedalaman 83 km, atau berjarak 126 km Barat Laut Kabupaten Bengkulu Utara, 132 km Barat Daya Sungai Penuh Provinsi Jambi, 173 km Barat Laut Kota Bengkulu
Meskipun demikian, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Namun, saat terjadinya gempa masyarakat Mukomuko dan sekitarnya berhamburan keluar rumah. Namun, saat ini masyarakat sudah kembali ke dalam rumah.
PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, gempa di Kabupaten Mukomuko merupakan gempa jenis dangkal. Gempa disebabkan aktivitas lempeng Indo-Australia di bawah Eurasia, yang berada di bawah pulau Sumatera.
”Gempa disebabkan penyusupan Lempeng Indo-Australia di bawah Eurasia yang berada di bawah pulau Sumatera. Gempa tidak berpotensi tsunami,” kata Sabar, ketika dikonfirmasi Okezone.
Sabar mengatakan, belum ada aktivitas gempa bumi susulan hingga saat ini. Namun, masyarakat Bengkulu diimbau tetap tenang dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG, khususnya masyarakat di daerah pesisir Barat Sumatera.
”Kami mengimbau agar masyarakat tidak terpancing isu karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” pungkas Sabar.
Sementara itu, Suvervisor Pusdalops BPBD Mukomuko Hitatun Arazak mengatakan, gempa yang terjadi sempat dirasakan cukup kencang. Di mana saat terjadinya gempa sebagian masyarakat keluar rumah. Namun, saat ini masyarakat sudah kembali dalam rumah.
”Getarannya cukup kencang. Ada warga yang keluar rumah, belum ada laporan kerusakan dalam kejadian gempa tersebut,” ujarnya.
