Ratusan Karyawan Sinar Mas Group Cemas, Usai Lebaran Terancam PHK

TANJABAR – Hari raya Idul Fitri sudah didepan mata, namun ratusan karyawan PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (Anak perusahaan Sinar Mas Group) gelisah, Bagaimana tidak, perusahaan raksasa penghasil bubuk kertas dan tisu itu dikabarkan mem PHK ratusan karyawan. Hingga 2018 mendatang, karyawan PT LPPPI ‘dipangkas’ hingga menyisakan 800 pekerja.

Penelusuran dinamikajambi.com, jumlah pekerja di PT Lontar Papyrus yang merupakan anak perusahaan Sinar Mas Group akan mem PHK total sekitar 2.200 orang. PHK massal ini sudah bergulir sejak 2014, namun ternyata baru dilakukan pada 2015 dan 2016. Puncaknya diperkirakan pada 2017 serta 2018 secara bergelombang.

Baca Juga : Limbah PT KDA Positif Kandung B3, Warga Ancam Geruduk Pabrik Sinar Mas Group

“Target PHK ini pada karyawan yang sudah bekerja dari tahun 90an, atau saat pembukaan dulu. Perlahan tapi pasti, kami dibuang dengan berbagai alasan. Jelang lebaran ini saja, sudah belasan orang yang saya tau sudah tak lagi bekerja,” kata sumber yang meminta namanya disimpan.

Sejak Januari hingga Juni 2016 saja, sudah mendekati angka 200 buruh yang diPHK, setelah sebelumnya PHK massal sebanyak 200 buruh pada tahun 2015. “Program perusahaan total akan memPHK hingga 1.000 orang lebih. Puncaknya buruh akan tersisa 800 orang dari total 2.200 orang,” kata sumber itu.

Untuk menghilangkan kesan pemaksaan, dibuatkan laporan kinerja para pekerja. Namun kata sumber, laporan kinerja ini hanya untuk mereka yang berstatus karyawan. Dari sini, perusahaan mendorong para pekerja untuk angkat kaki.

Lihat Juga: klik disini

“Biasanya buruh dipanggil dan disodori surat PHK. Bila tidak mengikuti ‘prosedur’, pekerja diancam tidak mendapat pesangon sama sekali. Karyawan kemudian diberikan surat pengalaman kerja,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page