JAMBI – Menjadi komoditi unggulan masyarakat di Provinsi Jambi, perkebunan sawit terhampar luas di banyak daerah di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Namun dalam perkembangannya, sektor perkebunan ini menyimpan ancaman produktivitas. Dewan mendesak, Pemerintah Provinsi Jambi dan pihak terkait untuk peremajaan perkebunan sawit.
Hal ini dikatakan Bambang Bayu Suseno (BBS), anggota DPRD Provinsi Jambi menjawab awak media baru-baru ini. Bilang kandidat kuat Calon Bupati Muaro Jambi itu, produktifitas hasil perkebunan sawit sudah menunjukkan tren penurunan. Dengan usia perkebunan yang berkisar 20-25 tahun tanam, ancaman produktifitas hasil komoditi andalan itu bakal terjadi
“Produksi sudah turun. Ini bom waktu. Bom waktu. Pemerintahan harus memikirkan hal ini,” kata BBS.
Lebih lanjut disampaikan suami Ririn Novianty itu, bersama pemerintah, pihak terkait harus duduk bersama membahas ancaman ini. Perusahaan perkebunan, lembaga keuangan (Bank,red) dan masyarakat harus mencari solusi permasalahan ini.
“Kemarin program replanting sawit ini sudah kita buat di Sungai Bahar. Sungai Bahar, sebagai pilot project perkebunan sawit ini,” katanya.
