BATANGHARI – Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batanghari, Rabu (11/04) pagi berada di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko. Kedatangan BNN ini, dalam rangka kunjungan kerja dan koordinasi kelembagaan serta pemantapan Tim Asismen Terpadu (TAT) di wilayah hukum Sarolangun.
Kepala BNNK berikut Kepala Seksi (Kasi) P2M, Brantas dan Rehab, disambut langsung Bupati dan staf.
“Iya benar, saya dan para kasi berkoordinasi ke Kabupaten Sarolangun,” ungkap Kepala BNNK Batanghari, Kompol M Zuhairi ST.
Zuhairi mengatakan bahwa, kedatangan rombongan BNNK Batanghari di sambut dan mendapat respon positif langsung oleh Bupati Sarolangun, Drs. H. Cek Endra didampingi Asisiten 3 Henriman, bertempat diruang kerja bupati Sarolangun.
Penyampaian Kepala BNNK Batanghari kepada bupati, perihal tentang kendali penugasan BNN yang meliputi Kabupaten Tebo dan Sarolangun.
Penguatan untuk BNNK di wilayah sarolangun juga siap mendukung kegiatan BNNK, dengan harapan kedepan agar kegiatan BNNK khususnya di Sarolangun betul betul independent dan diharapkan adanya percepatan dalam pembentukan BNNK Sarolangun, dan untuk kegiatan ke depan segera BNNK untuk bekerja sama berkoordinasi dengan instansi terkait di masing masing bidang.
“Harapan Bupati Sarolangun, segera mungkin berkoordinasi dengan pihak Kesbangpol, Kesra, Dispora, Diknas, Dinkes, Disnakertrans dan instansi terkait dipemerintahan kabupaten sarolangun,” papar Zulhairi.
Dalam pembahasan terakhir tersebut untuk menyamakan presepsi dalam penanganan upaya paksa terhadap tersangka dengan berpedoman pada PERKA BNN nomor : 11 Tahun 2014 perihal tatacara penanganan tersangka dan atau terdakwa pecandu narkotika serta korban penyalahgunaan narkotika ke dalam rehabilitasi, dibentuk dalam kerangka kerja TAT, dilanjutkan tanya jawab seputar penanganan proses penyidikan serta hambatan yang dihadapi, selama kegiatan berjalan lancar dan aman.(Ali Kucir)
