3 Selamat, Tragedi Tambang di Merangin Telan 26 Pekerja?

MERANGIN – Tragedi tambang lubang jarum di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Minggu (02/09) menelan puluhan korban jiwa. Hal ini terungkap di hari kedua.

Seperti yang disampaikan oleh Sekda Merangin, H. Sibawaihi, Senin (03/09) ketika turun langsung ke lokasi.

“Sampai sejauh ini kami, baik dari pihak TNI, Polri belum berani mengambil kesimpulan berapa orang korban, baik yang selamat, maupun yang meningal,” ujar Sibawaihi yang didampingi oleh anggota TNI, Polri, dan jiga aparat kecamatan setempat.

Berita Hari Ini : Dibangun Untuk Pasangan Korban Gempa, Bilik Mesra Bikin Geli

Lihat Juga : Penjual Mie Ayam Naik Panggung, Emak-emak Langsung Kumpul

Dari informasi yang diperoleh anggota TNI yang langsung mengecek ke lokasi menerangkan kepada Sekda, jika pekerja yang sedang bekerja saat kejadian tragedi tambang itu, ada sebanyak 26 orang.

10 orang berada di jalur utama, 10 orang berada di lorong sebelah kanan, dan 6 orang yang berada di lorong sebelah kiri.
Dari 26 orang data tersebut belum bisa di pastikan jika semuanya menjadi korban meningal.

Walaupun demikian, ada informasi yang selamat 3 orang, namun korban selamat tersebut melarikan diri.

“Ada 3 orang korban yang selamat, namun mereka melarikan diri entah kemana, alias kabur,” kata Sibawaihi.

Berita Terkait : Ternyata, Tak Kurang 26 Pekerja PETI di Simpang Parit, Renah Pembarap

Sampai sejauh ini pihak TNI, Polri, dan Pemkab, masih melakukan persuasif dengan pihak korban.

Berita Terkait : Lagi, 10 Pekerja Tertimbun Lubang Jarum

“Apa pun yang di perinta kan oleh atasan, kami siap lakukan, dan malam ini pihak camat akan berunding dengan pihak korban,” bilangnya

You cannot copy content of this page