2 Kali Menangis ke Kamar Mandi, Ternyata Siswi SMP Ini Digrepe-Grepe Guru Les Nya

BERITA VIRAL – Seorang ibu curiga melihat anaknya, yang kerap menangis saat di kamar mandi. Usut punya usut, ternyata penyebabnya siswi SMP ini sering digrepe-grepe guru les nya, saat menjelaskan pelajaran.

Tak terima anaknya di lakukan tidak senonoh oleh seorang pria 66 tahun, yang tak lain adalah guru les privat anakya. Sang ibu pun buat laporan ke polisi setempat.

Baca juga : Dicegat Warga, Oknum Kades Bawa Jalan Istri Orang

Betapa tidak, sudah dua kali anaknya menangis sendiri di kamar mandi. Saat di tanyakan sang ibu, siswi SMP ini baru cerita bahwa Ia digrepe-grepe oleh guru les nya itu.

Tentu hal ini membuat sang ibu naik pitam, dan memilih jalur hukum.

Seperti di ketahui, siswi SMP di Kota Denpasar Bali berinisial A (13), di perlakukan tak senonoh oleh guru private berinisial INS, 66.

Mirisnya, aksi pencabulan dalam bentuk pelukan dan menggerayangi tubuh siswi itu berlangsung di rumah korban di kawasan Panjer, Denpasar Selatan, Jumat (26/1) sekitar pukul 19.00.

Menurut informasi, kasus pencabulan yang di alami korban bermula ketika INS datang ke rumah korban A, untuk mengajar les matematika.

Pelaku datang ke rumah korban dua kali seminggu. Saat datang jarum jam menunjukkan pukul 19.00.

“Tersangka mengajar di ruang makan lantai dua. Tapi, aksi pencabulan itu di lakukan di lantai dua di ruangan belajar,” beber sumber.

Sebelum memulai pembelajaran, INS ini bertanya kepada korban A, apakah ada soal dari guru sekolah. Pertanyaan itu di jawab oleh korban tidak ada.

Selanjutnya pelaku membuat soal baru dan menjelaskan cara mengerjakannya. Saat tengah mengerjakan soal, pelaku mulai beraksi.

Bahkan, pelaku mulai melakukan perbuatan tidak senonoh. Korban sebenarnya sempat menepis tangan pelaku. Namun, pelaku tetap saja beraksi.

Korban Minta Les Nya Selesai

Karena risih, A meminta lesnya selesai. Korban kemudian bergegas turun ke lantai satu. Pelaku kemudian pamit pulang.

“Saat itu, korban masuk kamar mandi dan menangis sehingga di dengar oleh orang tuanya. Waktu itu tidak sempat di ceritakan. Rabu pagi lalu, ia di ketahui menangis lagi di toilet. Ia pun menceritakan terkait hal yang di alami,” katanya.

Setelah ulah pelaku terbongkar, kejadian itu kemudian di laporkan ke Polresta Denpasar, Rabu (27/1) lalu.

“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung mengamankan pelaku di rumahnya tanpa perlawanan berarti,” beber sumber kepolisian.

Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Masih di lakukan pemeriksaan. Keterangan, tersangka masih di dalami,” ujar Iptu Sukadi.

 

Sumber : Jpnn.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page