TANJABBAR – Warga Desa Lumahan Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjabbar keluhkan kondisi debu kendaraan, akibat pembangunan proyek.
Pasalnya, hampir setiap saat debu dari kendaraan bertonase besar, yang membawa material untuk proyek di desa ini, cukup meresahkan masyarakat setempat.
Bahkan, debu yang bertebaran ini masuk ke rumah rumah warga, sehingga sangat membahayakan kesehatan masyarakat Desa Lumahan.
Baca juga : Banyak Proyek Bermasalah, Bupati : Konsultannya ‘Copy Paste’
Baca juga : Sadis, Remaja 16 Tahun Ini Perkosa Bunga Hingga Tewas
Tak ayal, tidak sedikit warga yang tinggal di bahu jalan wilayah ini, keluhkan debu Kendaraan Proyek tersebut.
“Kita disini setiap hari makan debu dari kendaraan proyek ini,” Keluh Muis masyarakat setempat, Selasa (17/3/20).
Ia mewakili masyarakat setempat, juga berharap kepada pihak pengerjaan proyek maupun dinas terkait, agar dapat melakukan penyiraman jalan.
Lihat juga video : Jangan keluar Kota, ini Imbauan Bupati
“Debu ini sangat berbahaya, bisa menganggu bagi kesehatan pernapasan terutama ISPA,” sebutnya.
Hal senada juga diutarakan pengguna jalan roda dua Udin, ia menyebut memang di daerah lokasi pembangunan proyek, merupakan lintasan debu. Akan tetapi debu yang biasa tidak menggangu, kini sudah melampaui batas ketebalannya.
“Hampir setiap harinya mobil tanah proyek melintas, debu yang ditimbulkan cukup tebal. Kita minta tolong pihak proyek ambil tindakan, untuk dilakukan penyiraman. Kasihan masyarakat tiap hari makan debu terus,” tegas. (hry)
