BERITA MERANGIN – Kabar buruk, TPP Merangin 2024 terancam molor dan tak bisa dinikmati saat lebaran nanti. Pemkab Merangin harus merubah aturan sesuai temuan BPK
Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Pemkab Merangin bakal molor ini beredar luas dikalangan Tenaga Kesehatan (Nakes) dan guru.
Semakin dekatnya hari raya, kabar TPP ASN Merangin ini menimbulkan keresahan ASN itu meski sebenarnya ada THR yang akan masuk untuk Idul Fitri 1445 H.
Informasi yang dirangkum, penyebab TPP mengalami keterlambatan itu lantaran pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hasil pemeriksaan, BPK RI Perwakilan Jambi meminta perbaikan prosedural pembayaran TPP.
Terkait hal ini, Kabag Organisasi Setda Merangin, Kiki Yanita Budi Utama memberikan penjelasan. Selama ini, pembayaran TPP tidak ada masalah.
“Selama ini, lancar-lancar saja. Ada sedikit perbaikan prosedural. Jadi kita harus perbaiki Perbup (Peraturan Bupati) kita dulu. Setelah itu baru bisa dicairkan,” kata Kiki, Kamis (28/3/2024).
“Bukan tidak dibayarkan, tetapi mengalami keterlambatan karena perbaikan prosedural,” tambahnya.
Keterlambatan ini terjadi untuk pembayaran TPP Nakes dan Guru. Sementara TPP lain, tidak masalah dan menunggu proses pencairan OPD masing-masing.
TPP Nakes dan Guru Merangin
TPP Nakes dan Guru Merangin tampaknya harus bersabar menunggu pencairan. Kiki bilang, lantaran perbaikan yang diminta BPK itu, berkemungkinan pencairan dilakukan setelah lebaran.
“Karena perbaikan Perbup, kita harus fasilitasi dulu ke KemenkumHAM dan biro. Pastinya setelah lebaran,” katanya.
Kiki berharap kepada Nakes agar bersabar dan mengikuti evaluasi dan arahan BPK RI Perwakilan Jambi. Ia menyebutkan arahan tersebut seperti aturan dan perubahan.
“Nakes itu dapat TPP Jasa Pelayanan (Jaspel). Nah dapat juga TPP dari beban kerja. Arahan BPK, agar disesuaikan. Mungkin nanti dokter spesialis dapatnya dari kelangkaan profesi, bukan beban kerja. Seperti itu, ada pergeseran rekening,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Merangin, Sony Propesma. Ia sudah mendapatkan informasi terkait bakal molornya TPP ASN Merangin dan tak bisa berbuat banyak.
“Kan ini hasil evaluasi BPK,” katanya.
