Tata Wajah Kota, PKL di Ancol Akan Dipindahkan

SAROLANGUN – Pemkab kini tengah merencanakan untuk merenovasi PKL kawasan pasar bawah kota Sarolangun yang terletak di kawasan Ancol, bahkan akan difungsikan sebagai kawasan pusat khusus kuliner.

Dengan perihal ini, tentu Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan diseputaran wilayah Ancol Kabupaten Sarolangun rencananya bakal segera dipindahkan.

Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun, Tontawi Jauhari menjelaskan, Pemerintah Daerah berencana untuk memindahkan lokasi pedagang yang semulanya berjualan didepan koramil agar bergeser ke area sekitar Beatrix.

“Pertama urgensinya terkait dengan pemindahan lokasi pedagang kaki lima, yang notabennya tadi didekat jembatan dan depan Koramil ini mau digeser ke dekat jembatan Beatrix,” katanya, Rabu (29/6).

Baca Juga : Permudah Kinerja, PTPN VI Luncurkan Bank Data

Meski sempat bergejolak penolakan, Pemerintah bersama Dewan daerah itupun langsung melakukan kunjungan dan mengkroscek kondisi penempatan para pedagang.

“Kami dari DPRD ingin tau sejauh mana ketersediaan lokasi yang ada oleh pemerintah. Setelah kita cek memang banyak kendala di lapangan,” ujarnya.

Tantowi mengatakan, meski banyak pedangang menyatakan sependapat. Di samping itu juga terdapat beberapa yang menyatakan keberatan mereka.

“Setelah kita lihat memang ini harus ditata ulang, supaya tidak mengganggu pedagang yang sudah ada dengan pedagang yang baru datang,” tambahnya.

Pemkab Kota PKL Ancol

Kedepan, pihaknya berencana akan melakukan pembahasan lanjutan di gedung dewan. Terkait masukan-masukan yang telah diberikan oleh para pedagang.

Tontawi berharap, dengan adanya rencana baik dari Pemerintah itu pedangan dapat menerima untuk kebaikan penataan kota.

“Tentu harapan kita, semuanya berjalan dengan lancar, sehingga penataan kota ini berjalan dengan lancar, dan inikan demi kebaikan kita semua terutama untuk daerah kita sendiri, “harapnya

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Endang Abdul Naser menambahkan, rencananya dalam waktu dekat pihaknya akan mengangsur perpendahan pedangang.

“Dalam waktu dekat, rencana bulan Juli ini akan secara bertahap (pedagang _red) berangsur-angsur pindah,” jelasnya.

Endang juga memastikan, hakikatnya pemerintah tidak akan menyusahkan para pedangang. Melainkan untuk mengatur dan menata perwajahan kota lebih baik.

“Yang mau dipindahkan itu ada 49 dan sudah diukur itu wilayahnya cukup, cuma nanti masalah luasnya mau kita sepakati,” pungkasnya

(Ajk)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube