Sempat Anjlok Imbas Corona, Harga Pinang dan Kelapa Mulai Normal

TANJABBAR – Harga jual buah pinang dan kelapa, dikalangan petani di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sempat anjlok. Hal tersebut lantaran imbas, dari pandemi Covid-19.

Namun sejak satu bulan terakhir, harga jual kembali normal dan membuat para petani bisa bernafas lega.

Baca juga : Permintaan CPO Meningkat, Harga Sawit di Jambi Naik, Ini Nominalnya

Hal tersebut diungkapkan Muslim, petani pinang dan kelapa Desa Semau, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjabbar.

Ia menyebutkan bahwa, harga buah pinang dan kelapa untuk saat ini, terbilang sudah sedikit normal, dari waktu dilanda pandemi Covid-19 beberapa bulan lalu.

“Kalau untuk harga pinang saat ini, yang kering jemur dua hari Rp. 10.000 perkilonya. Dan buah kelapa perbijinya Rp. 2000 sudah dikupas kulitnya,” ujar Muslim, Jum’at (12/6/20).

Kenaikan harga buah pinang ini kata Muslim, terjadi sejak habis lebaran kemarin, dan ada diterapkan ‘New Normal’.

“Baru mengalami kenaikan, kemarin sebelum lebaran harganya anjlok hanya Rp. 8.500. Sedangkan buah kelapa Rp. 1.800 perbijinya,” ungkapnya.

Lihat juga video : Ternyata, Ini Penyebab Hearing Pansus DPRD Merangin Batal

Muslim mengatakan dengan naiknya harga buah, sedikit melegakan buat petani. Sebab masyarakat selama ini ekonomi nya, hanya bertergantungan dari hasil perkebunan.

“Sejak hasil pertanian anjlok imbas dari Corona masyarakat ( Petani), hanya bisa pasrah, buah pinang banyak. Namun harga turun,” sebutnya. (hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page