PERAN ANGKATAN MUDA SEBAGAI KEKUATAN POLITIK DI INDONESIA
Dalam sejarah, angkatan muda memiliki peran dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Hal ini bisa kita lihat dari peristiwa politik yang ada di Indonesia. Pada tahun 1908, Budi Utomo lahir dan menjadi awal gerakan nasional Negeri kita. Para pemuda sebagai akselerasi dari perubahan ingin menyatukan visi yaitu sumpah pemuda di tahun 1928, 16 Agustus 1945 terjadi Peristiwa Rengasdengklok dimana para pemuda mendesak Bung Karno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.
Angkatan muda itu identik dengan perubahan sosial. Sumpah pemuda pertama sekali dengan gamblang mengemukakan bahwa angkatan muda mengambil peran dalam kehidupan politik Indonesia. Masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan bahasa Indonesia, bendera Merah Putih, lagu Indonesia Raya, dan Indonesia sebagai kesatuan sosial dan politis.
Banyak sekali organisasi-organisasi yang berafiliasi kepada partai, seperti GMNI (Kepada PNI), CGMI (Kepada PKI), PMII (Kepada NU), dll yang selalu aktif dalam kegiatan partai politik.
Pramoedya Ananta Toer, sastrawan besar Indonesia pernah mengatakan bahwa “Sejarah Indonesia adalah sejarah pemuda indonesia”. Najwa Shihab juga mengatakan bahwa peran anak muda itu sangat penting karena Cuma anak muda yang mau belajar. Indonesia juga masih tergolong muda dimana masih terus belajar dari bangsa-bangsa lainnya dan sejarahnya sendiri. Menurut Najwa Shihab, peran anak muda itu sangat diperlukan. Pemuda adalah inti dan kunci dari kejayaan bangsa.
Politik hari ini negatif karena oknum-oknum tertentu. Banyak orang yang memandang politik itu kotor dan jauh dari kata yang baik. Maka disinilah peran para pemuda harus ditingkatkan lagi. Para pemuda harus semakin mendalami kembali mengenai apa itu politik dan tidak membenci politik karena hal ini akan membuat para pemuda malas untuk terjun kedalam dunia politik.
Para pemuda harus memberikan sumbangsi pemikirannya mengenai politik. Saat ini para pemuda banyak yang telah kehilangan jati dirinya terutama dalam patriotisme. Pembangunan dan pemikiran kembali itu sangat dibutuhkan agar mengembalikan jati diri pemuda Indonesia. Pada setiap perkembangan selalu ada pemuda yang mempeloporinya dan para pemuda adalahagent of change (agen perubahan).
Pemuda adalah inti dan kunci kejayaan suatu bangsa. Pemuda adalah calon pemimpin bangsa Indonesia baik 10 ataupun 20 tahun kedepan. Recep Tayyip Erdogan mengatakan “Jika orang baik tidak terjun ke dunia politik, maka orang jahatlah yang akan mengisinya dan memjadi pemimpin”. Oleh karena itu, keterlibatan pemuda dalam politik adalah hal yang sangat penting.
Para pemuda Indonesia juga akan menghadapi bonus demografi di tahun 2030-2040 yang akan datang. Sehingga para pemuda dituntut untuk mengembangkan kualitasnya. Pemuda harus menunjukkan kualitas dirinya untuk melakukan sebuah perubahan dalam negara ini. Politik adalah awal dari perubahan.
Para pemuda tidak dibenarkan untuk bersikap pesimis dalam politik kebangsaan. Pemuda harus terus berjuang mewujudkan politik yang berorientasi terhadap kepentingan bangsa dan negaranya. Para pemuda harus bisa meminimalisir tantangan-tantangan yang ada dan mencari jalan keluarnya. Pemuda harus selalu menjadikan Sumpah Pemuda sebagai penyemangatnya dalam membawa perubahan.
Peran pemuda sebagai penerus bangsa ini dilakukan dari masa dahulu, kini dan yang akan datang. Pemuda adalah tonggak dari perubahan. Dengan adanya peran pemuda maka Indonesia akan semakin maju dan berkembang. Oleh karena itu pemuda kita harus membawa perubahan bagi bangsa dan negara Indonesia.
Oleh: EUGENIA GRACIA BR SIBUEA
Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Jambi
