JAMBI – Pengaspalan jalan di kawasan Pamenang Kabupaten Merangin, diduga asal jadi. Mengingat hasil pekerjaannya, terlihat keropos dan gampang hancur.
Hal ini terlihat dalam postingan akun Facebook @Firdaus Sianturi LSM pada tanggal 06 Juni 2020, sekitar pukul 12.59 wib.
Baca juga : Klaim Air Terjun di Merangin Milik Tanjung Lamin, Pria Ini Kabur Saat Diserang Warganet
Sebelumnya diketahui, dalam postingan Ketua LSM Win Investigasi Transportasi, Firdaus Sianturi di Akun Facebook nya tersebut, tampak ia tengah berada di jalan kawasan Pamenang yang baru saja dikerjakan.
Dalam video postingannya itu, ia mengecek langsung hasil pengaspalan jalan tersebut. Dimana jalan itu terlihat keropos, dan gampang diputik seperti tumpukan pasir.
Tak ayal, hal itu pun mendadak viral. Serta menjadi sorotan warga setempat, karena pengaspalan jalan yang baru saja dibangun itu, diduga asal jadi.
Dalam postingannya, akun FB Ketua LSM di Merangin ini, menuliskan bahwa Pengaspalan jalan di Kelurahan Pamenang, kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin itu dinilai sangat merugikan masyarakat.
Bagaimana tidak, kabarnya jalan tersebut dikerjakan menggunakan APBD, yang sudah dianggarkan oleh pemerintah.
“Pengaspalan jalan simpang pln..kelurahan pamenang kecamatan pamenang kabupaten merangin jambi di pertanyakan asal jadi.di kerjakan mulau tgl 5 juni 2020 hari jumat jam 18 wb pd tgl 6 juni 2020 jam 11wb ini lah hasilya..LSM intra win.investigasi transfortasi ketua Firdaus Sianturi .minta…pemerintah dan DPRD.tegas hal ini karna merugikan masykt..” tulisnya.
Tanggapan Dewan
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Taufik anggota komisi III DPRD Kabupaten Merangin, mengucapkan terimakasih kepada Sianturi yang sudah teliti dalam mengawasi pembangunan di Negeri Tali Undang Tambang Teliti itu.
“Kita ucapkan terimakasih kepada bang Sianturi, sudah ikut membantu mengawasi pembangunan di kabupaten Merangin ini. Berarti beliau teliti,” kata Taufik saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com, Senin (08/06/2020).
Dirinya juga menjelaskan, untuk Pengaspalan jalan itu, pihaknya sudah koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Merangin. Alhasil, memang jalan tersebut ada kekurangan saat penggilingannya.
“Kemarin sudah digiling, tapi masih kurang gilingan. Sekarang alatnya sudah diturunkan lagi, untuk dilakukan perbaikan-perbaikan lagi. Itu masih dalam proses pengerjaan, sekarang masih dikerjakan,” jelasnya.
Untuk itu, wakil rakyat asal Pamenang itu mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk sama-sama ikut mengawasi, setiap pembangunan yang ada di Kabupaten Merangin.
“Kedepannya, mari sama-sama kita lihat dan awasi pembangunannya.” Imbuhannya. (Nrs)
