Nikmati Hujan Meteor Taurid Selatan, Bak Bola Api Di Tengah Malam

JAKARTA – Hujan Meteor Taurid Selatan merupakan salah satu fenomena yang pastinya dinantikan oleh para pecinta astronomi.  Fenomena ini akan menyuguhkan sekitar lima meteor perjamnya, yang dimana puncaknya akan terjadi pada malam ini.

Hujan Meteor merupakan fenomena astronomi yang langka, di karenakan butuh ratusan bahkan jutaan tahun untuk bertemu fenomena hujan meteor. Kali ini hujan meteor Taurid Selatan akan menghiasi langit Indonesia layaknya bola api yang turun dari langit.

Dilansir dari tempo.co, Tengah malam nanti, Sabtu 10 Oktober 2020, fenomena ini diperkirakan akan memuncak. Melesat dengan kecepatan sekitar 28 kilometer per detik, meteor Taurid bisa diamati setelah matahari terbenam. Sementara rasi Taurus terbit di arah timur sampai terbenam menjelang fajar di barat.

Baca Juga : Gerhana Matahari Cincin Muncul Besok, Ini Waktu Bisa Melihatnya di Jambi

Jumlah meteor tersebut berasal dari butiran debu Asteroid TG10 dan sisa debu Komet 2P Encke itu biasanya tidak lebih dari 5 meteor perjam.

“Menariknya, fenomena ini seperti bola api.” Kata Avivah Yamani, penggiat astronomi dari Komunitas Langit Selatan Bandung, saat memberikan keterangannya, 1 Oktober 2020.

Diketahui, hujan meteor dari rasi bintang Taurus itu sudah berlangsung sejak 10 September lalu. Dan akan terus terjadi sampai 20 November nanti. Pemandangan malam nanti merangkai peristiwa hujan meteor Draconid 6-10 Oktober yang tergolong minor.

Lihat Video : Geger, Pelajar Serang DPRD Kota Jambi

Berdasarkan dari Situs Info Astronomy.org juga menambahkan kalau hujan meteor ini bisa dinikmati dari seluruh wilayah Indonesia. Tetapi, tanpa langit yang gelap atau polusi cahaya yang minim.

Seperti yang dikatakan dalam situs Astronomy.org “Niscaya pengamatan akan gagal, apalagi untuk hujan meteor Taurid Selatan yang intensitasnya bisa dibilang sedikit seperti ini.”

 

Sumber : tempo.co

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page