BERITA JAMBI – Mengenal kata Imlek, selain perayaan hari raya orang Tionghoa, juga di kenal dengan angpao nya. Lalu apa makna Angpao itu sendiri di hari raya Imlek?
Sebagian orang kadang menyebut angpao itu hanyalah amplop, yang di bagikan umat Tionghoa saat hari raya Imlek, tanpa mengetahui apa makna yang sebenarnya.
Nah dalam hal ini, Dinamikajambi.com mencoba menggali, apa sebenarnya makna Angpao di hari Imlek itu bagi orang Tionghoa, Melalui orang China yang ada di Kota Jambi ini.
Baca Juga : Sambut Hari Raya Imlek Deni Ling Ling Serahkan Baksos Pada Warga Tionghoa di Jambi
Saat di konfirmasi, Deni Ling salah satu warga Tionghoa di Jambi, memberikan sedikit pemaparan tentang Angpao, Kamis (11/02/2021).
Sebelumnya, Ia menjelaskan bahwa Imlek itu adalah perayaan tahun baru di kalender China. Di mana hal ini sama dengan 1 Muharram, bagi umat Islam.
“Kalau umat Islam kan seperti perayaan satu Muharram, tahun baru gitu. Nah Imlek ini ya seperti itu, kalau di kalender China tanggal 12 Februari ini tepat di tanggal 1 nya,” kata Deni.
Lalu bagaimana dengan angpao sendiri bagi umat Tionghoa?
Ia mengatakan, angpao itu sebenarnya bagi-bagi rejeki umat Tionghoa kepada anak-anak, sekaligus doa agar mendapat berkah kedepannya.
“Jadi yang udah menikah itu, bagi-bagi Amplop kepada anak-anak dan orang tuanya. Lagi di doakan supaya di murahkan rejekinya,” jelasnya.
Lihat Juga : Ingin Liburan Akhir Pekan dan Imlek, Ini Imbauan BMKG Jambi
Wanita yang kerap bagi-bagi bantuan bagi masyarakat yang kurang mampu itu juga menjelaskan, bahwa Angpao hanya boleh di bagikan bagi warga Tionghoa yang sudah menikah saja. Hal ini agar rejekinya makin bertambah dan di murahkan.
“Angpao itu biasanya nenek bagi amplop kepada cucunya. Terus yang sudah menikah memberikan angpao pada orangtuanya, walaupun itu cuma 10 ribu,” terangnya.
Selanjutnya, untuk pria dan wanita Single ternyata juga memiliki makna tertentu, di balik Angpao tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kalau untuk remaja dewasa Tionghoa, itu memang ada makna dan doa untuk di murahkan jodoh ataupun karirnya.
Lihat Juga Video : Di tengah Perjalanan, Bupati Setir Mobil Sendiri
“Jadi angpao itu sebenarnya sebuah doa dari yang memberi, untuk yang di beri. Contohnya di dekatkan jodohnya, sukses karirnya. Pokoknya angpao itu lebih kepada doa berkahnya, untuk yang mendapatkannya,” tukasnya. (Tr06)
