MUAROJAMBI – Kondisi memilukan penderita Hidrosefalus, butuh uluran tangan. Ali, usia 12 tahun salah seorang warga kurang mampu Desa Tunas Baru, Kecamatan Sekernan, saat ini tengah terbaring lemah di RSU Raden Mataher Jambi.
Memburuknya kodisi bocah yang hanya diasuh oleh seorang ayah saja, karena ibu Ali sudah meninggal ketika usianya masih bayi ini, akibat selang pembuangan cairan dari kepalanya saat di dilakukan tindakan operasi pada usia 9 bulan.
Hingga saat ini belum diganti, menyebabkan cairan dikepalanya tersebut tidak bisa terbuang lagi.
Meskipun sudah mendapat perawatan di RSU Raden Mataher kurang lebih satu bulan, tetapi hingga saat ini belum juga dilakukan tindakan operasi penggantian selang pembuangan cairan yang baru oleh pihak RSU Raden Mataher. Hingga mengakibatkan kedua mata Ali kini tidak bisa melihat lagi.
Menurut Safrial ayah Ali mengatakan, anaknya tersebut masuk ke RSU Raden Mataher dari 27 April. Dianjurkan pulang oleh pihak Rumah Sakit pada 12 Mei. Hal ini karena pihak RS mengatakan dokter yang melakukan operasi tidak ada, karena pulang mudik lebaran.
Baca Juga : Nah.. Pasien Ini Terlantar Dari RS Raden Mattaher. Kondisinya Terus Menurun
Kemudian masuk kembali kerumah sakit pada 23 juni hingga saat ini, sedangkan tindakan yang baru pihak RS RM lakukan, baru berupa ronsen dan CT-scan kepala, dan menurut ayah Ali hingga saat ini ia belum tahu kapan pastinya anaknya tersebut akan dioperasi.
“Belum tau juga kapan anak saya ini akan dioperasi, tapi kata perawat ketika saya tanya biasanya kalau sudah di ronsen tidak lama lagi akan dioperasi, tinggal menuggu jadwalnya saja, kalau tidak dalam satu minggu atau dua minggu kedepan ini.” tutur Safrial.
Kondisi Penderita Hidrosefalus Kian Memburuk
Dengan kondisi menunggu jadwal operasi yang terbilang lama tersebut, Safrial sangat menghawatirkan sekali dengan kondisi anaknya yang semakin hari semakin memburuk.
Safrial berharap pihak RSU RM Jambi secepatnya dapat segera melakukan tindakan operasi penggantian selang tersebut.
“Ya Saya berharap semoga pemerintah dalam hal ini pihak RSU RM dapat secepatnya melakukan penggantian selang tersebut. Karena saya sudah tidak tega melihat kondisi anak saya yang semakin hari semakin memburuk saja. Matanya sudah tidak bisa melihat lagi, dan bicara saja juga sudah terpatah patah,” harapnya
Sementara itu, Ali sendiri saat ditanyain apa harapannya, ia hanya mengatakan kepingin cepat sembuh. “Saya kepingin bisa melihat lagi, dan bisa cepat sembuh.” ungkap Ali dengan kata yang terpatah patah karena menahan sakit. (Din)
