MUARO JAMBI – Hampir sebulan terakhir, ruas jalan Kecamatan Sungai Gelam di beberapa titik semakin memburuk. Selain intensitas hujan yang tinggi, aktifitas angkutan bermuatan besar milik PT Biccon Agro Makmur (BAM) dituding menyumbang kerusakan jalan utama itu.
“Makin menjadi bae. Jalan sudah hancur kayak gini, PT BAM malah pake mobil long sasis. Makin hancur. Mano mobilnyo paling banyak lewat jalan ini,” kesal Ranto (32) salah satu penguna jalan saat ditemui dinamikajambi.com, Senin (28/11)
Benar saja, media online ini mendapati armada perusahaan milik Bagariang bersaudara itu begitu menguasai jalan. Mulai dari angkutan sawit, tangki CPO kecil dan besar sampai pada angkutan kernel mengunakan jalan. Baru-baru ini, angkutan besar milik perusahaan ini terjebak dalam lobang jalan di Dusun Ponorogo, Desa Kebon IX
Narasumber media ini menyebutkan, perusahaan mengunakan 10 unit kendaraan bermuatan 25 ton. 5 unit merupakan milik perusahaan, sedangkan 5 unit lain merupakan jasa angkutan.
“Yang 5 unit mobil angkutan dari Padang yang bawa pupuk kesini. Jadi, dari pada pulang kosong, mereka yang digunakan bawa kernel oleh perusahaan,” sebut sumber yang mewanti namanya disebut.
