OLAHRAGA – Budayawan Sujiwo Tejo mengatakan, bahwa dirinya sempat berbincang dengan salah satu atlet legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat.
Budayawan Sujiwo Tejo mengungkapkan, bahwa pikirannya tentang dunia atlet dan olahraga menjadi terbuka setelah ngobrol dengan Taufik Hidayat.
Baca juga : Stok Oksigen di RSUD Hamba Menipis? Kapolda Jambi Cus ke Batanghari
“Aku jadi kebuka pikiran, tentang atlet setelah pernah ngobrol sama pebulu tangkis Taufik Hidayat beberapa tahun lalu,” kata Sujiwo Tejo.
Penulis buku ‘Tuhan Maha Asyik’ itu, jadi berpikir bahwa di balik keputusan seseorang menjadi atlet. Lalu kemudian sukses, ada peran orang tua atas keputusan tersebut.
Bahkan, Sujiwo Tejo membayangkan mungkin saja orang tua sang atlet, telah merelakan sekolah di nomorduakan. Dan mendahulukan latihan-latihan pembinaan atlet.
Meski, kata Sujiwo Tejo, kepastian masa depan dalam artian kegemilangan dan kesuksesan belum tentu di raih, ketika menjadi seorang atlet.
“Jangan lihat pas suksesnya,” kata Sujiwo Tejo.
“Bayangin orang tua-orang tua mereka pas anaknya masih SD, memutuskan menomorduakan sekolah dan mendahulukan latihan-latihan tanpa kepastian masa depan,” sambungnya, sebagaimana di kutip dari akun Twitter @sujdiwotedjo pada Selasa, 3 Agustus 2021.
Di samping itu, tepuk tangan dan apresiasi datang dari masyarakat Indonesia, kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, yang membawa medali emas dari Olimpiade Tokyo 2020.
Berita lain : 141 Daerah Terapkan PPKM Level 4, Salah Satunya Kota Jambi
Selain medali emas yang di sumbangkan tim bulu tangkis ganda putri Indonesia itu, medali perunggu juga di persembahkan Anthony Ginting untuk Indonesia.
Presiden Jokowi, politisi, hingga kalangan artis ramai mengucapkan selamat atas capaian atlet-atlet Indonesia yang berlaga di Olimpiade Tokyo tersebut.
Sumber : Pikiran-rakyat.com
