BATANGHARI – Kayu merupakan bahan yang saat ini mulai sulit untuk didapatkan. Ditambah lagi, semakin hari jumlah pohon sebagai bahan bakunya kian sulit. Karena itu, Sudirman kalang kabut, lantaran kayu yang diambil dari kebun sendiri, dicuri orang.
Kayu yang sedianya untuk bahan baku pembuatan papan atau pun triplek, digondol maling. Tumpukan kayu, ditemukan berserakan.
“Kejadiannya itu beberapa hari yang lalu, waktu itu saya kekebun, ternyata kayu yang ada dikebun saya itu sudah berserakan. Jadi saya ajak teman untuk menjadi saksi dan menghitung kayu milik saya itu, ternyata sudah hilang” keluh Sudirman saat di wawancarai di Muara Bulian, Selasa (02/05).
Menurut Sudirman, yang mencuri kayu miliknya itu, diduga kuat dilakukan Dedi cs, warga Desa Teluk Ketapang.
“Pencurinya sudah diketahui, yaitu Dedi Cs warga Teluk Ketapang yang tinggal di dekat sekitaran masjid. Rencananya, saya akan menuntut ganti rugi dan nanti akan kami laporkan ke Polsek Pemayung,” lanjut Dirman, panggilan akrab Sudirman.
Untuk diketahui, kayu yang hilang tersebut berjumlah 100 batang kayu campuran yang rencananya akan dijual dan rencananya hari ini, Sudirman akan melaporkan pencurian ini ke Mapolsek Pemayung. (Ali Kucir)
