MERANGIN – Menjadi momen yang langka, pada saat ini masih ada dusun yang merayakan hari jadinya. Ya begitulah fakta yang terjadi di Kabupaten Merangin tepatnya di Dusun Karya Makmur Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang di Dusun Karya Makmur, Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang.
Bersama ratusan warga, Bupati Merangin, H. Al Haris pada Rabu (7/2) malam ikut merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-37 Dusun Karya Makmur Desa Rasau Kecamatan Renah Pamenang.
Acara yang menjadi agenda tahunan dusun tersebut, berlangsung meriah di Balai Dusun setempat. ‘’Saya memberikan apresiasi terhadap perayaan HUT dusun ini, warga begitu antusias penuh kebersamaan merayakanya,’’ ungkap Bupati.
Untuk desa saja, lanjut bupati, banyak desa-desa yang tidak merayakan hari ulang tahunnya, ini dusun dirayakan dengan meriah. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang luar biasa, sekaligus menggambarkan kesejahteraan warga.
‘’Selamat ulang tahun Desa Rasau, semoga masyarakatnya kian makmur dan sejahtera,’’ kata Bupati.
Haris juga merasa kagum, karena warga Dusun Karya Makmur tidak pernah melupakan sejarah. Dimana warga dahulu pertama datang sebagai warga Transmigrasi, hidup masih dalam serba susah.
Saat ini lanjut bupati, jalan-jalan di daerah kawasan eks transmigrasi sudah baik. Semua fasilitas warga dilengkapi, termasuk sarana pendidikan anak-anak mulai dari PAUD, TK, SD, SLTP dan SLTA, semua sudah lengkap.
Bupati terus berusaha bagaimana perekonomian masyarakat bisa terus meningkat dari tahun-ketahunnya. Untuk itu pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama, dengan program membangun dari desa ke kota.
Pada acara yang dimeriahkan dengan berbagai lantunan tembang yang dibawakan Grup Marawis setempat itu, juga dibacakan sejarah dan asal usul warga Dusun Karya Makmur.
Untuk diketahui, sebagian besar warga Dusun Karya Makmur berasal dari Kabupaten Temenggung Jawa Tengah. Mereka berasal dari tiga kecamatan di Temenggung, Kecamatan Kedu, Tembarak dan Kowulon.
Awalnya dulu hanya 107 kepala keluarga (KK), saat ini jumlahnya sudah 425 KK dengan jumlah penduduk 1.120 jiwa. (Rdc)
