MUARO JAMBI – Kepala Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam berang bukan kepalang. Bagaimana tidak, kondisi jalan yang semakin memburuk, pemilik kendaraan masih saja membawa muatan bertonase besar.
Hal ini dikatakan Kades Mingkung Jaya, Girah Purnomo saat ditemui awak media. Girah yang tengah memantau perbaikan jalan lewat bantuan salah satu perusahaan baru di wilayah sekitar itu, akses jalan bakal diperketat dengan portal.
“Kita portal. Biar muatan sesuai dengan kapasitas jalan. Kalau dibiarkan, ya begini, jalan rusak. Jalan sudah begini, mobil 11-12,5 ton terus lewat. Kita yang susah,” tegas Kades.
Banyaknya kendaraan angkutan perkebunan dituding sebagai salah satu penyebab kerusakan jalan yang digunakan lebih dari 3 ribu warga itu. Terlebih, pada angkutan sawit bermuatan diatas 12 ton melintas.
Dijelaskan Girah, portal jalan yang bakal dibangun nanti sebanyak 2 unit. Pembangunan portal ini, membatasi muatan angkutan perkebunan yang melintas. Dengan rancang bangun portal mengikuti kendaraan perkebunan bermuatan 8-9 ton, muatan diatas angka tersebut dipastikan tidak dapat melintas pada jalan yang dibangun 2005 silam itu.
“Kita buat tingginya sedikit diatas bak mobil. Lebarnya juga sedikit lebih. Kira-kira muatan 9 ton. Jadi, kalau diatas itu, tidak bisa melintas. Portalnya, portal mati,” terangnya.
