Jika Tak Daftar 20 Juli Ini, Siap-siap Google, Instagram dan Tiktok Kena Blokir

BERITA VIRAL – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat, hindari blokir instagram tiktok baik domestik maupun luar negeri, untuk segera mendaftarkan diri.

Regulator akan menindak tegas bagi PSE yang belum mendaftar sampai batas 20 Juli 2022, dengan konsekuensinya pemutusan akses atau pemblokiran PSE terkait.

Juru bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, mengatakan bahwa langkah tersebut telah sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Bus Calon Jamaah Haji Asal Merangin Kecelakaan di Batanghari

Penentuan batas waktu pendaftaran itu pun sesuai dengan tenggat waktu 6 bulan terhitung sejak menetapkannya regulasi PSE melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik Berbasis Risiko (Online Single Submission Risk-Based Approach / OSS RBA) pada 21 Januari lalu.

Berdasarkan pantauan kumparanTECH per Kamis (23/6), plaform asing besar seperti Facebook, Instagram, Google, Netflix, hingga WhatsApp belum terdaftar di PSE Kominfo.

Apakah artinya Kominfo akan langsung memblokir mereka setelah 20 Juli 2022, jika belum mendaftarkan diri?

Dedy menjelaskan, PSE yang tidak mendaftar tidak akan langsung diblokir.

Hindari Blokir Instagram tiktok

Kominfo setidaknya akan menjalin koordinasi dengan lembaga atau kementerian supervisi sektor PSE. Kemenparekraf untuk penyedia layanan game atau OJK untuk perusahaan teknologi finansial (fintech), lalu menghubungi plaform terkait.

Jika PSE gagal memberi keterangan atau alasan yang dapat menerima oleh Kominfo, maka pemblokiran baru akan di lakukan.

Dedy menyinggung banyak PSE khsusnya PSE luar negeri yang belum mendaftar. Namun saat ini sedang memproses pendaftarannya.

“Kami juga berkomunikasi kok dengan mereka (PSE yang belum mendaftar),” pungkasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/6).

“Kami optimis PSE-PSE besar yang tadi di tanya akan taat atas aturan ini dan sedang melakukan proses pendaftaran.”

Dedy menjelaskan PSE yang tidak ikut pendaftaran dan kemudian terblokir, masih bisa meminta untuk pencabutan pemutusan akses. Asalkan persyaratan sebelumnya sudah di penuhi.

“Bisa, itu namanya normalisasi. Jadi jika nanti sudah memenuhi persyaratan, seperti kami juga sudah melakukan pemblokiran. Maka kita melakukan normalisasi, jika PSE tersebut sudah memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.”

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube