PAMENANG – Akses utama masyarakat di banyak desa dari 2 kabupaten, Jembatan Jelatang sangat berarti bagi masyarakat. Namun sayangnya, tingginya aktifitas lalu lintas kendaraan pada jembatan ini tak sejalan dengan perbaikan dan pemeliharaan. Lewat perjuangan wakil rakyat di DPRD Provinsi Jambi, Jembatan berlantaikan papan ini bakal dibangun dengan anggaran Rp 16,5 Milyar dari APBD Provinsi Jambi tahun 2016.
Rencana pembangunan jembatan ini rupanya tidak diketahui banyak warga. Hal ini didapati media online ini langsung dari lokasi. Respon masyarakat khususnya penguna kendaraan terkait pembangunan cukup beragam. Salah satunya yang disampaikan Danil (29) warga Desa Jelatang yang ditemui dinamikajambi.com. Ia mengaku, baru mengetahui pembangunan jembatan dari awak media.
“Alhamdulilah. Akhirnya jembatan kita dibangun. Saya baru tau ini,” ungkapnya.
Danil cukup antusias ingin mengetahui lebih jauh terkait pembangunan. Selain soal anggaran yang begitu besar, Danil yang mengaku sebagai petani karet itu rupanya ingin tau lebih jauh terkait pembangunan seperti bentuk jembatan.
“Terima kasih buat pak haji Abdul Salam. Tak salah kami memilih beliau. Tanpa perjuangan beliau, tunggu jembatan runtuh baru dibangun,” ungkapnya mengucapkan rasa syukur berulang kali.
Hal senada disampaikan Herlina (25) saat mengetahui akan rencana dibangunnya jembatan jelatang berangka besi dan berlantai aspal. Berbeda dengan Danil, Herlina sudah mengetahui adanya pembangunan jembatan ini lewat media massa dan media sosial.
“Sudah tau. Itu pak Salam yang berjuangkan? Beliau sudah membuktikan menjalankan amanah. Saya lihat dari koran dan facebook. Terima kasih buat pak Salam,” singkatnya.
Sementara itu dari situs lpse.jambiprov.go.id, lelang jembatan jelatang masih dalam tahap lelang. Proses lelang dengan nomor kode2210070 itu masih dalam tahap evaluasi data
