MERANGIN – Mengingat pentingnya pembangunan berkelanjutan sebagai upaya dalam menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, dan pembangunan kualitas hidup manusia.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Merangin di bawah kepemimpinan Agus Zainuddin menggelar kegiatan konsultasi publik kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Pembangunan jangka Menengah Daerah (RPJMD) bumi tali undang tambang teliti tahun 2019-2024.
Kegiatan yang difokuskan di aula depati payung Bappeda, Selasa (10/7) ini dibuka langsung oleh Bupati Merangin Al Haris dan dihadiri kepala perangkat daerah se-Kabupaten Merangin beserta pimpinan instansi vertikal.
Tidak tanggung-tanggung, empat orang didaulat sebagai tim ahli penyusunan KLHS sekaligus sebagai pembicara adalah akedimisi perguruan tinggi terkemuka, Insititut Pertanian Bogor (ITB), diantaranya :
1. Dr. Ir. Omo Rusdiana, M. S
2. Ir. Siswono, M. Si
3. Handiyan Purwawangsa, S. Hut, M. Si
4. Teguh Prawira, SE
“Untuk mengkaji isu strategis daerah Kabupaten Merangin, dalam rangka melaksanakan perencanaan pembangunan berkelanjutan,”.
“Hasil kajian nanti digunakan sebagai bahan penyusunan RPJMD Kabupaten Merangin 2019-2024,” ungkap Agus seusai pelaksanaan kegiatan, Selasa (10/7).
Semua ini lanjutnya, tidak lain tidak bukan dimaksudkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Diketahui ada sembilan prioritas dan isu strategis yang ditelurkan dalam KLHS kabupaten Merangin ini, di antaranya:
1. Degradasi dan Deforestasi
2. Kemiskinan dan Layanan Kesehatan
3. Sanitasi dan Pencemaran Lingkungan
4. Infrastruktur Penunjang
5. Kebutuhan Air Bersih
6. Kualitas Pendidikan dan Pelestarian Budaya
7. Kedaulatan Pangan
8. Daya Saing Ekonomi dan Wisata
9. Kesetaraan Gender
(Cra)
