Dosen UIN Jambi Ini, Akan Rencanakan Program Pengaduan Seksual di Kampus

JAMBI – Terkait seringnya terjadi pelecehan seksual dikalangan kampung, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Zarfina Yenti tertarik akan buat program tempat pengaduan korban seksual dikampus.

Hal tersebut disampaiakannya, saat menjadi narasumber acara konferensi pers Launching Hasil Study, dengan tema “Pelecehan Seksual pada Mahasiswa” di STISIP Nurdin Hamzah, Sipin Jambi, Rabu (9/1/18).

Dirinya mengatakan tertarik dengan hasil penelitian, yang dilakukan oleh pihak Save Our Sister atau dari beranda perempuan terhadap beberapa kampus di Jambi.

Setelah mendengar paparan dari narasumber lain terkait persoalan tersebut, Mantan Wakil Dekat III Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi itu, mengatakan akan buat program pengaduan terhadap mahasiswa yang mengalami pelecehan seksual di Kampus.

“Mungkin setelah ini kami akan membuat tempat pengaduan dikampus, pengaduan terhadap pelecehan yang terjadi pada mahasiswa dikampus. Jadi nanti kami akan berikan bimbingan, terhadap korba kedepannya. Tapi ini baru rencana program.” imbuhnya.

Sebelumnya, diketahui dari hasil penelitian yang disampaikan oleh Bernadeta Dian, selaku Staf Riset dan Kampanye Beranda Perempuan, bahwa kemungkin terjadi pelecehan seksual di kampus itu lebih condong antara dosen dan mahasiswi. Betapa tidak, kepentingan diantara keduanya sering kali menjadi intens. Karena dari hasil penelitian mereka, pelecehan itu rentan terjadi ketika proses Study akhir mahasiswi, yaitu bimbingan skripsi.

Selain itu, mengenai tempat terjadinya pelecehan pada mahasiswa, juga lebih rentan terjadi di kampus, tepatnya di ruang dosen. Namun disisi lain, juga ada kemungkinan terjadi di rumah dosen.

Nah maka dari itu, dikatakannya paparan hasil penelitian cenderungnya terjadi pelecehan seksual ini pada mahasiswa, diharapkan kedepannya pihak kampus bisa melakukan sosialisasi masalah tersebut. Sehingga kedepannya, bisa mengurangi kasus pelecahan seksual yang terjadi di kawasan kampus.

“Kami berharap dengan ini, semoga pihak kampus bisa membuat program sosialisai dalam mengantisipasi terjadi pelecehan seksual di area kampus.” pungkasnya.

Untuk diketahui, acara ini diselenggarakan oleh Beranda Perempuan, bekerja sama dengan pihak Kampus STISIP Nurdin Hamzah Jambi.(Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page