Di Pusat Sudah Dicairkan, Dana BOS di Jambi Masih Bermasalah

JAKARTA –  Dana Bos sudah dicairkan bebera lalu dari pusat, namun banyak Kepala Sekolah di Provinsi Jambi dibuat pontang panting membayar guru honorer, karena belum terima dana bos tahun ini.

Hal ini terlihat dari beberapa pengakuan kepala sekolah saat ingin membayar gaji guru honorer, akibat Dana BOS tak cair. Salah satunya yakni kepala sekolah SMA 5 Muaro Jambi.

Baca juga : Guru Honor Bisa Nikmati Dana BOS, Ini Syaratnya

Sebagaimana diketahui, dikutip dari Medcom.id Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) 2020, dengan skema baru sudah mulai dicairkan.

Untuk pencairan tahap pertama, sebanyak 108 ribu sekolah telah menerima dana BOS.

“Itu tandanya kebijakan baru Permendikbud nomor 8 tahun 2020 sudah berjalan efektif,” ungkap Kresnadi Kepala Sub Direktorat DAKN DJPK Kementrian Keuangan RI pada Rabu kemarin (15/02/2020).

Ia menyampaikan, pencairan yang cepat ke sekolah ini tak lepas dari mekanisme baru, yakni dana BOS yang langsung ditransfer ke rekening sekolah, tanpa melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi.

Dulu, mekanisme yang mengharuskan dana mampir ke RKUD Provinsi, inilah yang diduga membuat dana BOS kerap terlambat karena rumitnya proses birokrasi.

Sementara itu, dilansir dari Tribunjambi.com Kepala SMP 5 Muaro Jambi, Bustoni mengatakan beberapa kali harus membantu guru honorer, atau stafnya yang mengeluh lantaran dana bos tidak kunjung cair.

Menurutnya sudah menjadi rahasia umum, bahwa pencairan dana BOS selalu terlambat.

“Itu udah cerita lama (pencairan dana bos terlambat), kadang TW (triwulan) 1 cairnya sampai bulan April. Adalah yang minjamkan, buat berobat atau apa, ya kita kasihlah, pinjamin uang pribadi kita,” sebut Bustoni

Bahkan dana BOS untuk triwulan I tahun ini pun belum cair. Padahal kabarnya beberapa hari lalu, dari pusat sudah mencairkan dana tersebut.

“Karena sistemnya sekarangkan langsung ke ATM (rekening) sekolah, kalau dulu dari kabupaten ke sekolah, ini kita dengar kabarnya sudah ditransfer, tapi kemarin kita cek belum ada juga masuk,” sebut Bustoni, pekan lalu. (*)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033