KOTA JAMBI – Media sosial mendadak ramai, Selasa (27/03) malam dengan akun Facebook atas nama JNP. Potongan kalimat JNP, viral dalam komentar berbau agama. Mahasiswa Universitas Jambi itu, mendadak diburu warga di kawasan Telanai.
Hitungan jam, beredar foto dan vidio penangkapan JNP di Facebook hingga pesan WA. JNP diamankan ke Polda Jambi, setelah sebelumnya rekan kosnya diamankan. Hingga Rabu (28/03) pukul 01.00 Wib, warga terpantau berada di depan Polda
Kapolda Jambi Brigjen Mukhlis yang dikonfirmasi Inilahjambi.com, meminta agar umat Islam tenang dan tidak terprovokasi. Pihaknya, sedang berupaya mengecek akun tersebut bekerjasama dengan Mabes Polri.
“Kita tidak ingin Jambi yang sudah aman diganggu dengan cara-cara yang menebar isu SARA. Tetaplah berdoa supaya bisa segera diketahui siapa yang coba merusak kerukunan antar umat yang sudah baik di Jambi ini,” kata Mukhlis, Selasa (27/03)
Sebelumnya, sebuah akun menuliskan kata tidak pantas yang mengarah pada penistaan agama. Tidak begitu jelas apa konteks percakapan itu, namun dari potongan layar (screen shoot) percakapan antara JNP dengan orang lainnya di akun yang bersangkutan telah tersebar luas melalui macam-macam media sosial. Kata-kata yang terlihat di potongan layar ini memancing emosi dan kegeraman massa.
Dari potongan layar akun tersebut tertulis, bahwa yang bersangkutan berasal dari Kabupaten Sarolangun dan bersekolah di SMA Xaverius II Jambi.
Belum diketahui kebenaran dan keaslian akun tersebut. Saat ini situasi masih kondusif, meski sekelompok massa sudah mendatangi kediaman (rumah kos) mahasiswa itu di Kawasan Universitas Jambi, Kampus Telanai.
“Yang bersangkutan kabur dari kos. Namun teman satu kosnya sudah diamankan oleh polisi untuk dimintai keterangan,” kata Agung, saksi mata dari lokasi kediaman JNP.
