JAMBI – Salah satu akun Facebook (FB) atas nama @Jodi Perdiansyah membagikan sebuah kiriman seseorang yang memberi saran kepada Presiden Joko Widodo. Bukannya ditanggapi baik oleh warganet, malah menuai bullyan, Senin (15/7/19).
Kiriman yang dikirim dalam Grup FB KABAR JAMBI KITO, Jum’at (11/7) lalu, ialah sebuah unggahan Foto Profil dari sebuah akun FB @Fardhan Sahura, dimana pada captionnya itu beri saran kepada Jokowi terkait CCTV.
“USUL SAYA KEPADA JOKOWI! Kenapa Pak, CCTV Dipasang DiTiap Lampu Merah Saja? Kenapa Nggak Coba DiPasang DiRuang Kerja Para Lurah, Camat, Bupati,Kantor Polisi,Gubernur Atau Ruangan Para Anggota DPR RI? Kok Cuma Rakyat-rakyqt Kecil Saja Yang DiCari Kesalahannya,Padahal Kami Rakyat Kecil Juga Ingin Tahu BagaiMana Cara Kerja Para Pejabat Yang DiBayar Dengan Uang Rakyat. Pemerintah Ada Karena AdaNya Rakyat…#garetpolitik.” captionnya akun FB @Fardhan Sahura dalam postingannya.
Melihat postingan tersebut, membuat para warganet seolah tak tahan melontarkan berbagai komentar, yang disertai dengan bullyan.
Seperti yang dikatakan akun FB @Sinta Santik, yang menyebut sebutan tak enak terhadap @Fardhan, menurutnya diruangan pejabat itu udah jelas dipasang CCTV.
“Oon by kelewatan ya jelas ada CCTV lh di ruang kerja nya, kalo mw korupsi mereka negosiasi nya di tempat lain, kalo negosiasi di kantor bunuh diri namanya. CCTV di lampu merah supaya taat peraturan ini, untuk keselamatan kita juga” tulis @Sinta Santik dalam komentarnya.
“Hahaha sepertinya ni orang tidak tau gunanya CCTV.” kata @Akasuna Mujahidin Oziel pada Komentarnya.
“Bisanya nyari kesalahan orang lain bapak mu sana sruh jdi presiden saja,” sebut @Faizin Edm pada kolom komentarnya.
Namun, selain menuai komentar bullyan, ada juga sebagian netizen yang setuju dengan apa yang di usulkan akun FB @Fardhan Sahura tersebut.
Hal itu dilihat dari Komentar akun FB @Rezki Dwi Ramadhan, yang sangat setuju dengan usulan akun FB tersebut.
“Mantap. Ini baru masukan sehat!!,” tulisnya.
“HEBAAT USUL NYA. Saya setuju,” sambung akun FB @Dewi Santai Desain, dalam komentarnya.
(Nrs)
