Belasan Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Buruh Sebut Bupati dan Dewan di Tanjabbar PHP

BERITA TANJABBAR – Banyak infrastruktur yang tak terurus, dan ada jalan yang rusak parah sejak belasan tahun yang lalu, kini jadi sorotan masyarakat. Buruh sebut, Bupati dan Dewan di Tanjabbar, cuma PHP saja.

Sebelumnya, ruas jalan utama yang rusak parah itu, jalan lingkungan di Pasar Kuatir Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat memprihatinkan (Tanjabbar).

Baca juga : Geng Motor Yang Diduga Resahkan Warga di Jambi, Akhirnya Diamankan

Terhitung sudah belasan tahun jalan lingkungan ini, belum ada sama sekali sentuhan dan perhatian dari pemerintah setempat. Akibatnya kondisi jalan semakin hari, makin mengalami memprihatinkan dan terus terjadi kerusakan.

Padahal sudah sering kali masyarakat dan para buruh menyuarakan, dengan meminta Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, segera memperbaikinya. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda adanya perbaikan, yang dilakukan Pemda setempat.

Pantauan dilapangan, jalan utama di Pasar Kuatir yang panjang lebih kurang seratus meter ini, terlihat bagian lantainya sudah banyak berlobang dan jebol akibat dimakan usia.

Tak ayal, melihat hal tersebut tidak sedikit warga dan buruh yang mengeluh. Pasalnya, mulai dari bupati hingga dewan pernah berjanji untuk memperbaiki jalan tersebut. Namun pada kenyataannya, hingga saat ini malah semakin tidak diurus.

Apalagi, banyak Anggota DPRD setempat yang saat mencalonkan diri berjanji untuk memperbaiki jalan tersebut. Akan tetapi setelah jadi, lupa. Sehingga buruh menyebut, Bupati dan dewan di Tanjabbar, hanya PHP.

Kata Salah Satu Buruh Gerobak

Seperti yang disampaikan Taharudin, salah seorang buruh gerobak di pasar tersebut, Minggu (08/11/2020).

Ia mengatakan bahwa jalan ini, rusak terhitung sudah belasan tahun tanpa ada perbaikan

“Sudah sering diajukan ke Pemerintah Daerah (Pemda) untuk perbaikan, sudah berapa kali berganti bupati. Belum juga ada perhatian,” singgungnya.

“Padahal sebelumnya, bupati sudah ada yang berjanji mau memperbaiki, dan pernah disampaikan di pasar ini. Namun kenyataannya sampai saat ini hanya omongan belaka,” tegasnya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Tidak hanya Bupati, wakil rakyat di daerah ini saja kata dia, sudah banyak yang mengukur. Bahkan langsung melihat kondisi pasar ini, tetapi tidak ada juga hasilnya.

“Terkadang musim pemilu banyak anggota dewan yang mencari suara, di pasar ini dan akan berjanji memperbaikinya. Namun tidak juga ada hasilnya, semuanya cuma memberikan janji saja.” Terangnya. (hry)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033