Undang Mendagri Dalam Musrenbang, Bupati Beberkan Strategi Perubahan

SAROLANGUN – Untuk merealisasikan suatu pembangunan dalam Kabupaten, tahapan yang dilakukan yakni Musyawarah Desa hingga Kecamatan. Jika sudah rampung semuanya, maka tindak lanjut yang akan dilakukan yakni Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten, perihal ini merupakan akhir dari tahapan Musrenbang tingkat Kecamatan dan Desa sekaligus.

Musrenbang yang digelar Senin (26/03) bertempat di ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun, sekaligus melaunching E-Planning.

Bupati Sarolangun, H.Cek Endra mengatakan bahwa dalam Musrenbang yang dilakukan Pemerintah Daerah mengundang pejabat dari pusat yaitu Direktur Tata Ruang dan Pertanahan Bappenas, Dirjen Mendagri bidang Kasubid partisipasi masyarakat, dan Bappeda Provinsi Jambi.

“Ini sengaja kita undang dalam Musrenbang Sarolangun hari ini yaitu dalam rangka meningkatkan bagaimana kita menerapkan penganggaran ini dengan benar, sekaligus minta saran dan pendapat dan dukungan dari pemerintah pusat sehubungan dengan Sarolangun yang akan berubah segala sistem untuk peningkatan kegiatan pelayanan kita,” ungkap Bupati

Untuk Pelaunchingan E-Planning adalah sebagai salah satu bagaimana cara untuk meningkatkan pelayanan percepatan administrasi.

“Insa allah Sarolangun dalam penyusunan musrenbang sampai nanti pembentukan Surat Keputusan (SK) dari pada APBD sudah menggunakan E-Planing tahun ini, dan itu sudah kita terapkan, mudah-mudahan ini segera menyusul dengan Beberapa SKPD lain sesuai dengan rencana kita untuk meningkatkan mutu palayanan Sakip kita sarolangun,” jelas Bupati

Selain dari itu, CE juga mengatakan ada berkisar 23 SKPD yang nantinya sekaligus akan menerapkan sistem informasi elektronik ini dan diharapkan dengan adanya penerapan sistim elektronik ini maka pelayanan akan makin mudah dan cepat dan tidak dikenakan biaya.

“Perubahan seperti ini kita harapkan, dan kita juga berharap dukungan dari semua pihak agar program ini dapat kita lakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kinerja dari pemerintah kabupaten sarolangun,” katanya.

Dengan Adanya Sistem E-Planning yang akan di terapkan, tentunya transparansi terhadapa kinerja Pemerintah Daerah dalat diketahui oleh masyarakat luas.

“Iya nanti akan transparan dan tidak perlu berhubungan langsung dengan orang, mungkin aplikasi perizinan itu bisa diproses melalui dari rumah, termasuk juga penganggaran sekarang, dan tidak ada boleh lagi penganggaran yang tidak melalui musrenbang, yang datang tengah jalan tidak mungkin lagi itu, dan juga ada skala prioritas dari penganggaran,” beber Bupati

Tujuan dari perihal tersebut, Bupati ingin adanya perubahan ditubuh Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

“Kita semuanya harus berubah, agar lebih tertib lagi kedepan, dan ini juga termasuk program kasubga KPK yang mana sarolangun ini adalah salah satu pilot project KPK di provinsi jambi, jadi kita harus mendorong ini. Jadi sekali dorong ini banyak program yang bisa didukung baik dalam rangka meningkatkan pelayanan dan juga standar daripada Sakip maupun dalam rangka keselarasan daripada perencanaan kita baik tingkat provinsi maupun pusat, inilah sangat penting acara ini, makanya kami mengundang pembicaranya bukan hanya dari Provinsi maupun Bapenas pusat dan kementerian dalam negeri,” tandas Bupati (Ajk)