BERITA MERANGIN – Pembangunan kios di kawasan bekas Rumah Dinas, Pasar Bawah Bangko jadi sorotan. Kawasan RTH Pasar Bawah ini terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar.
Pesatnya pertumbuhan Kota Bangko, Kabupaten Merangin berdampak positif dan negatif. Positifnya, pembangunan terus meningkat. Sedangkan negatifnya, aset daerah, kawasan hijau dan tata ruang kerap diabaikan.
Setelah heboh Ruang Terbuka Hijau (RTH) samping Kantor Pajak, sorotan mulai berkembang ke berbagai tempat yang diduga juga merusak kawasan hijau, ruang publik dan lingkungan.
Salah satunya kawasan depan RTH Pasar Bawah atau samping Pos Polisi. Pantauan media ini, lahan bekas Rumah Dinas Dokter, Kasdim Kodim 0420/Sarko, Dinas Pendidikan dan Kejaksaan itu ditumbuhi semak belukar.
Pembangunan kios garapan korban kebakaran lapak Ujung Tanjung tidak berlanjut, dan terlihat banyak tumpukan batu bata diantara semak belukar.
Gagal dibangun, dengan sekelumit permasalahannya, kawasan RTH Pasar Bawah ini jadi pertanyaan publik.
“Dari pada jadi semak belukar, sebaiknya dimanfaatkan. Apakah untuk RTH atau lapak pedagang, jadi sumber pendapatan daerah,” kata Muksin, warga Bangko.
Ia juga menyoroti kurangnya ruang publik di Merangin, dibanding kabupaten tetangga. Ada pun kawasan RTH Merangin, namun tak menyediakan lapak pedagang. Sebaliknya, kawasan pedagang ramai namun membuat kemacetan.
“Setidaknya dibangun seperti Taman PKK dulu. Tapi dibuatkan panggung rakyat, atau tempat bermain seperti di Tepian Cik Minah,” katanya
