BERITA JAMBI – Banjir melanda beberapa kabupaten di Jambi, termasuk Tebo. Akibat banjir di Tebo, tak hanya menghambat aktivitas warga, tapi juga membatalkan resepsi nikah.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Mungkin begitulah perasaan Amran, warga RT 06, Dusun Rajo Batu, Desa Mangun Jayo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.
Karyawan swasta ini harus merelakan resepsi pernikahannya batal terlaksana akibat banjir. Mau tak mau, resepsi mundur beberapa waktu.
Semulanya, Akad Nikah yang akan dilaksanakan pada Jumat, 05 Januari 2024, serta Resepsi yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 Januari 2024 itupun ditunda untuk sementara waktu.
“Akad nikahnya tetap jadi di tanggal 5 itu, cuman resepsinya aja yang di tunda dulu, karena banjir ini,” ujarnya Sabtu (06/01/2024) ditempat kerjanya.
SUDAH CUTI
Tak hanya itu saja, Amran tersebut juga telah mengambil cuti untuk beberapa waktu di tempat kerjanya.
“Kemarin ngambil cuti 6 hari, rencana Kamis baru masuk kerja, karena resepsi di pending ini, ya masuklah kerja hari ini,” jelasnya.
Baca Juga : Bungo di Rendam Banjir, PTPN IV Regional 4 Turun
Kemudian dengan adanya banjir ini, ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak merasa kecewa ataupun kesal dengan keadaan.
“Itukan diluar kuasa kita, yang namanya musibah, semuanyakan kuasa Tuhan, ya mau gimana lagi,” tukasnya.
Sementara dari informasi media ini, Sabtu (6/1/2024) sekitar pukul 10.00 Wib, banjir merendam 63 Desa dan 4 Kelurahan.
Banjir melanda 9 kecamatan dengan 8.892 Kepala Keluarga terdampak banjir.
