BATANGHARI – Korlap Aksi Demo Warga Desa Bungku Kecamatan Bajubang pada Selasa (23/1) lalu, belum terima surat tembusan pada persoalan pemalsuan tanda tangan Bupati dari DPRD Batanghari.
Sebelumnya, kasus ini terkait pemalsuan tanda tangan Bupati Batanghari, Syahirsah SY pada 3 perusahaan, yakni PT Jamer Tulen, MPS dan Kopersi Mandiri Suku Anak Dalam (SAD) dari DPRD Batanghari.
Pada mediasi yang dilaksanakan diruangan kerja Ketua DPRD Batanghari, bahwa pihak DPRD akan segera mengirim surat kepada Bupati. Dewan meminta segera Bupati melengkapi surat atau dokumen asli supaya diberikan segera kepada pihak penyidik Polres Batanghari.
“Saya selaku Korlap belum menerima surat tembusan dari Ketua DPRD Batanghari, sampai hari ini. Berdasarkan kesepakatan di depan Korlap dan Penanggungjawab aksi bahwa surat akan secepatnya dibuat dan akan ditembuskan kepada kami,” kata Usman Yusuf, Korlap Aksi pada waktu itu, Kamis.
Berita Hari Ini : Resmikan Operasi Damri Kuala Tungkal – Lubuk Kambing, Ini Kata Bupati
Baca Juga : Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kades : Masalah Kecil
Dia mengatakan, surat tembusan ini merupakan semangat bagi pihaknya untuk meminta kepada pihak DPRD melakukan pansus. Warga Bungku juga meminta peran wakil rakyat membantu dalam hak masyarakat yang selama ini sudah merasa terzolimi oleh pihak perusahaan.
“Kami juga mendukung bupati dalan pelaporan ini dan kami juga mendukung pihak penyidik menyungkapkan kasus pemalsuan ini sampai selesai dan kami akan melakukan aksi lagi pada minggu depan dan akan menurunkan lebih banyak masa lagi,” ujarnya.
Berita Hari Ini : Carry Seruduk Rumah Warga, Sopirnya Raib..??
Baca Juga : Warga Resah, Hampir 4 Bulan Pasar Baru MA Bulian Diteror Maling
Baca Juga : Pagar Seng Picu Gejolak Pedagang BJ dan Pasar Angso Duo Baru
Belum Pasti Surat Tembusan
Ketua DPRD Batanghari, Mahdan SKom ketika dihubungi Via ponselnya mengatakan bahwa surat untuk Bupati sudah dikirim oleh Sekretariat DPRD, dan untuk tembusannya juga dibuat. Namun, belum pasti apakah pihak sekretariat sudah mengirimnya atau belum dikirim.
“Ya, kalau untuk Bupati Sudah kita kirim dan untuk tembusannya. Nanti saya telpon dulu pihak sekretariat ya,” kata Mahdan. (Akr)
