NASIONAL – Depo Pertamina Plumpang kebakaran hebat, Jumat (3/3/2023) sekitar pukul 20.20 Wib. Pertamina masih menelusuri kebakaran tersebut.
Peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang ini meramaikan media soial berbagai platform. Terutama saat ledakan besar yang terdengar dari kobaran api.
Warga terlihat berhamburan dari video yang tersebar di media sosial. Terutama warga yang dekat dengan area tersebut. Dugaan sementara, kebakaran disbakan petir menyambar pipa instalasi.
Sementara Pertamina masih berupaya mengevakuasi warga maupun pekerja dari kebakaran tersebut.
Baca Juga : Kebakaran Pabrik PT Graha Akibat Api Las, Ini Kronologinya
Berikut ini 4 poin pernyataan Pertamina melalui Eko Kristiawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat
1. Telah terjadi kebakaran di Integrated Terminal Jakarta, Plumpang pada Jum’at (3/2/23) pada pukul 20,20 wib.
2. Saat ini Pertamina fokus pada penanganan kebakaran dan melakukan evakuasi terhadap pekerja maupun warga di sekitar lokasi, ke area yang lebih aman.
3. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat terus berupaya maksimal menanggulangi kejadian ini.
4. Penyebab kejadian masih dalam proses investigasi
Penelusuran media ini, ada 6 korban dilaporkan tewas, sementara 28 lainnya luka-luka dari peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Sementara melansir Jawa Pos, ada 10 korban di Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara. 10 korban yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Mereka adalah korban dari kebakaran pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) di Depo Pertamina di Plumpang, Koja, Jakarta Utara.
“Saat ini terdata10 korban yang sudah masuk IGD Koja. Kami akan memberikan info selanjutnya,” ujar Humas Rumah Sakit Koja Dewi Fitriani saat dihubungi wartawan, Jumat (3/3).
